LEMBATA,- Suasana haru, syukur, dan kebahagiaan menyelimuti Kantor Bupati Lembata. Pemerintah Kabupaten Lembata menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji asal Kabupaten Lembata Tahun 2026, Jumat 26/6.
Penyambutan hangat itu menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Sekaligus ungkapan syukur atas kembalinya para jamaah ke tanah kelahiran dalam keadaan sehat dan selamat setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Tangis haru pecah saat para jamaah turun dari kendaraan dan disambut jajaran Pemkab Lembata. Doa, pelukan, dan senyum bahagia mewarnai momen pertemuan keluarga dengan anggota keluarga yang baru pulang berhaji.
Bupati Lembata dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keselamatan seluruh jamaah selama menjalankan rukun Islam kelima. Ia menyebut perjalanan ibadah haji adalah anugerah besar yang patut disyukuri bersama.
“Selamat datang kembali di tanah Lewoleba. Semoga ibadah haji yang telah ditunaikan menjadi haji yang mabrur, dan membawa keberkahan bagi diri, keluarga, serta daerah kita,” ungkap Bupati di hadapan para jamaah dan keluarga.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat. Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq Bersama Kapolres Lembata dan Sekda Lembata mengalungkan selendang kepada Rombongan Jamaah Haji sebagai lambang penghormatan dan kebanggaan atas selesainya rukun Islam kelima, sementara Ketua TP PKK Kabupaten Lembata, Ursula S Bayo menyerahkan rangkaian bunga sebagai ungkapan selamat datang dan doa bagi keberkahan perjalanan spiritual yang telah dilalui.
Acara penyambutan ini turut dihadiri oleh unsur Kementerian Haji Kabupaten Lembata, Danpos TNI AL, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga jamaah, serta para jamaah haji.
Dalam laporannya, Plt. Kasubag kementerian haji dan umrah kab lembata, Samiun Abdullah S.Pi, mewakili pimpinan menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji asal Kabupaten Lembata tahun ini sebanyak lima orang. Tiga orang kembali bersama rombongan ke Lembata, sedangkan dua jamaah melanjutkan perjalanan ke Jakarta karena kepentingan keluarga.
Disampaikan bahwa rangkaian ibadah haji berlangsung selama kurang lebih 42 hari, dimulai dari keberangkatan melalui Surabaya menuju Tanah Suci hingga seluruh rukun dan wajib haji di Makkah dan Madinah selesai ditunaikan.
Dalam perjalanan pulang, jemaah sempat menghadapi kendala cuaca yang mengharuskan pesawat kembali ke Kupang. Namun, berkat sinergi petugas haji, Pemerintah Daerah, Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTT, serta dukungan masyarakat Lembata dan Kedang di Kupang, seluruh jamaah akhirnya tiba di Kabupaten Lembata dengan selamat dan dalam keadaan sehat.
Mewakili Kementerian Haji Kabupaten Lembata, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lembata atas dukungan pembiayaan transportasi jamaah. Ia juga berharap dukungan serupa dapat terus diberikan mengingat estimasi kuota jamaah haji Kabupaten Lembata pada tahun 2027 diperkirakan meningkat menjadi sekitar 24 orang.
Sebagai simbol berakhirnya perjalanan suci dan kembalinya amanah kepada pemerintah daerah, Ketua Rombongan Jamaah Haji menyerahkan Bendera Pemerintah Kabupaten Lembata kepada Bupati Lembata yang didampingi Sekretaris Daerah dan Kapolres Lembata. Penyerahan tersebut menjadi tanda bahwa perjalanan ibadah telah ditunaikan dengan baik dan para jamaah kembali ke tengah masyarakat sebagai haji yang diharapkan membawa keteladanan.
Dalam sambutannya, Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat. Ia juga menceritakan bagaimana perubahan jadwal penerbangan akibat cuaca tidak mengurangi tekad pemerintah daerah untuk menyambut langsung kepulangan para jamaah.
“Perjalanan boleh diuji oleh cuaca, tetapi perhatian dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh surut. Kehadiran pemerintah adalah memastikan para tamu Allah kembali ke rumah dengan penuh rasa hormat dan kebahagiaan,” ungkap Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengajak seluruh hadirin mendoakan almarhum Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Lembata yang telah berpulang. Menurutnya, almarhum telah memberikan dedikasi besar dalam penyelenggaraan ibadah haji dan jasa pengabdiannya akan selalu dikenang.
Bupati Kanis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari proses pemberangkatan hingga pemulangan, khususnya jajaran Kementerian Haji, Kepolisian Resort Lembata, pemerintah daerah, serta seluruh unsur yang terlibat dalam pelayanan kepada jamaah.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat keterbatasan pelayanan akibat kondisi kemampuan daerah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata akan terus melakukan pembenahan agar pelayanan kepada calon jamaah haji pada tahun-tahun mendatang semakin baik.** ProkompimPemkabLembata**