Songsong Hari Pers Nasional, FJL Berbagi Kasih ke Pondok Pesantren Al Fatah Waowala Lembata

Dalam rangka menyongsong Hari Pers Nasional (HPN) yang akan diselenggarakan pada 9 Februari 2026, Forum Jurnalis Lembata (FJL) kembali melakukan aksi sosial dengan menyambangi Pondok Pesantren Al Fatah di Desa Waowala, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Kunjungan para jurnalis Lembata ke Pondok Pesantren Al Fatah ini selain berbagi berkat, para insan pers ini juga memberikan bimbingan terkait tugas kejurnalistikan dan pemahaman tentang media sosial yang baik dan benar. Sabtu (31/1/2026).

Kehadiran para  jurnalis ini disambut hangat dan gembira oleh Ustadz  Abdurrahman selaku pengelolah Pondok Pesantren Al Fatah Lembata dan seluruh anak -anak santri pondok Pesantren Al Fatah.

Tampak rombongan FJL hadir lengkap, dipimpin Ketua FJL Alexander Taum (Media Indonesia/AdabNews), Sekretaris Kristianus Boro (Suluh Nusa), Bendahara Hiero Bokilia (VictoryNews/LembataNews), Ketua Panitia HPN Mikael Kedang (AktualitaNTT), serta sejumlah anggota lainnya yakni Ben Asan (Kabar Rakyat Terkini), Ahmad (Jurnal Polisi), Asiz Usman (AksaraNews), Roy Rasgulo (LidikNews), Teddy Making (Katawarga.id), Ivan Apelaby (Harianwarga.id), Stenly Leuweheq (MediaSurya.com), dan Bedos si paling muda (Swaralomblen.com) selaku Koordinator Pelaksana kegiatan HPN 2026.

Pengelolah pesantren Al Fatah, Ustadz Abdurrahman dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan FJL.

“Kami berterima kasih atas kesediaan teman-teman jurnalis yang sudah meluangkan waktu untuk datang dan melihat langsung kondisi kami di sini. Beginilah keadaan kami apa adanya,” ungkap Ustadz Abdurrahman.

Ia menjelaskan, jumlah santri Pondok Pesantren Al Fatah saat ini sebanyak 22 orang, terdiri dari santri putra dan putri ini berasal dari berbagai wilayah, seperti Ile Ape, Kedang, Kota Lewoleba, Nagawutung hingga Adonara.

Dalam diskusi ringan bersama awak media,

Ustadz Abdurrahman mengatakan bahwa keberadaan Pondok Pesantren Al Fatah telah diakui oleh Kementerian Agama.

“Kami menjalankan pendidikan sebagaimana sekolah pada umumnya, hanya saja kita lebih menekankan pendalaman ilmu agama Islam,” jelas Ustadz Abdurrahman.

Sekretaris FJL, Sandro Wangak, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan HPN 2026 yang diinisiasi oleh anggota FJL, Aziz Usman.

“Kunjungan ini adalah salah satu titik kegiatan kami dalam rangka menyongsong Hari Pers Nasional,” ujar owner Suluh Nusa ini.

Kehadiran, Forum Jurnalis Lembata untuk menyerahkan sedikit bingkisan berupa beras, telur, mie instan, dan masker kepada pihak pesantren. “Tidak banyak yang kami bawa, namun semoga bermanfaat bagi adik-adik santri,” terangnya.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia HPN, Mikhael Kedang. Ia berharap bingkisan sederhana tersebut dapat membantu kebutuhan sehari-hari para santri di Pondok Pesantren Al Fatah.

Usai menyerahkan bingkisan berkat, Ketua FJL Alexander Taum bersama Ben Asan, Roy Rusgola  dan beberapa Jurnalis lainya memberikan materi dan motivasi kepada para santri, terkait pentingnya pendidikan, literasi, serta peran pers dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *