Rabu 12 Februari 2025 Forum Jurnalis Lembata ( FJL) Peringati Hari Pers Nasional dengan menggelar kegiatan Talk show. Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Olympic Lewoleba Lembata NTT. Menariknya pada Pelaksanaan kegiatan ini Forum Jurnalis Lembata (FJL) memberikan penghargaan dan apresiasi kepada empat orang jurnalis yang hingga saat ini berkarya di dunia jurnalistik lebih dari 20 tahun.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Freddy Wahon (Pemred Aksinews.id), Fince Bataona (wartawati Aksinews.id), Hieronimus Lewunpira Bokilia (Victory News), dan Maximus Gantung (Kilat News.com).
Tidak hanya itu pada kemasan perayaan HPN 2025 ini juga FJL menghadirkan empat narasumber yang kompeten diantaranya; Penjabat Bupati Lembata yang diwakili Kadis Kominfo Petrus Demong, Ketua DPRD Lembata Syafrudin Sira, Kajari Lembata yang diwakili Kasi Intel Rizal Hidayat, Kapolres Lembata yang diwakili Kasat Bimas AKP Aloysius Langoday, para kepala Desa, Guru guru bersama siswa dari beberapa sekolah di Lembata. Kegiatan talk show ini dipandu langsung oleh Broin Tolok di gedung Olympic Ballroom.
Dihadapan para narasumber dan seluruh tamu undangan yang menghadiri Talk show ketua Forum Jurnalis Lembata Alexander Taum mengajak seluruh tamu undangan untuk bersama-sama mengangkat hati panjatkan puji dan syukur, karena atas berkat Tuhan dan Restu leluhur Lewotana Lembata, Kegiatan Talk show dapat terselenggara dengan baik.
Pada kesempatan yang bermartabat ini,
Saya atas nama 25 jurnalis yang berkarya di Kabupaten Lembata, mengucapkan Terima kasih atas kehadiran para Narasumber dan para undangan sekalian yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri acara HPN 2025 ini.
Lanjut Alexsander Taum, Talk show hari ini menjadi salah satu dari dua kegiatan sederhana yang di rencanakan Forum Jurnalis Lembata, setelah aksi Minggu bersih yang telah kami laksanakan tepatnya di hari Pers Nasional, Minggu 9 Februari 2025 lalu.
Karena itu, kami patut menyampaikan terimakasih berlimpah atas kerjasama dan uluran tangan seluruh pihak antara lain; Pemerintah Kabupaten Lembata, PJ Bupati Lembata, Bp Paskalis Tapobali, PJ sekda Lembata, Bapak Iren Suciadi, para Kepala Dinas, Kepala Badan serta para Camat se Kabupaten Lembata, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lembata, Kepala Kejaksaan Negeri Lembata, Bapak Yupiter Selan, Kepolisian Resort Lembata, AKBP. I Gede Putra Astawa, PT. PLN, pak Anton dan Jajaran, syahbandar, Pelni, teman-teman LBH Sikap, Jufri Lamabelawa dan kawan kawan, serta para pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Doa kami mengiringi seluruh karya dan bhakti pada bidang tugas dan pelayanan bapa ibu sekalian,”ungkap Alexander Taum.

Alexander Taum ketua Forum Jurnalis Lembata dalam sambutanya sekaligus membuka kegiatan Talk show mengatakan, Hari Pers Nasional (HPN) diperingati setiap tanggal 9 Februari. Tanggal tersebut bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985.
Perlu diketahui, Pers adalah lembaga yang membuat penerbitan media massa secara berkala. Secara etimologis, kata Pers (Belanda), atau Press (inggris), atau presse (prancis), berasal dari bahasa latin, pressure dari kata premiere yang berarti “Tekan” atau “Cetak”, definisi terminologi nya adalah “media massa cetak” atau “media cetak”.
Media massa, menurut Michael W.Gamble & Teri Kwal Gamble adalah bagian komunikasi antara manusia (human communication), dalam arti, media merupakan saluran atau sarana untuk memperluas dan memperjauh jangkauan proses penyampaian pesan antar manusia.
Dalam UU pers no 40 tahun 1999, Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia,”urai Alexander Taum.

Lanjutnya, Pers merupakan satu di antara 5 pilar dalam sistem demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pers berperan penting sebagai pemberi informasi kepada masyarakat sekaligus penyuara kritis kepada penguasa dari masyarakat, selain peran bisnis dan penjaga kedaulatan rakyat.
Cukup kompleks memang, jadi jurnalis itu. Karena itu, Forum Jurnalis Lembata pada kesempatan ini memberikan apresiasi kepada teman teman yang setia di jalur ini,” ungkap Alexander Taum
Untuk itu pada momentum hari Pers Nasional (HPN) 2025 ini, pers secara nasional menetapkan Tema; Pers Mengawal Ketahanan Pangan Untuk Kemandirian Bangsa. Namun dalam skop lokal, Forum Jurnalis Lembata memilih Tema, 25 Tahun Otonomi, Lembata baik baik saja,?
Tema lokal ini Kami ingin menampilkan potret Kabupaten Lembata dari Prespektif Pemerintah, DPRD Kabupaten Lembata, Kepolisian resort Lembata, Kejaksaan Negeri Lembata juga kondisi Pers di Lembata kurang lebih dari 2 dekade dalam Talk show kali ini.

Alex Taum berharap Kiranya, acara ini mampu membuka belenggu yang selama ini mendera Kabupaten kita tercinta ini, dan bisa memberi harapan di ditengah keluh kesah tanpa jawab, dari rakyat yang terus menerus mengangkasa dan kemudian menciptakan malapetaka sosial. Kita semua dapat melihat fenomena akhir-akhir ini, maraknya kasus pencurian yang melibatkan anak, kasus kekerasan sexual dengan korban anak dan korupsi yang merajalela.
Sebelum mengakhiri sambutan di hadapan para tamu undangan Alexander Taum juga Membuka ruang bagi semua tamu undangan untuk bisa menyampaikan pikiran dan masukan karena Sebagai manusia yang memiliki kelemahan dan kekurangan, jurnalis Lembata juga perlu membuka diri terhadap kritik dan saran yang diharapkan dapat muncul dari forum ini,”tutup Alexander Taum.