LEMBATA– Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, masih menunjukkan aktivitas tinggi. Berdasarkan laporan MAGMA Indonesia PVMBG periode 18 Agustus 2026 pukul 00:00-24:00 WITA, gunung dengan ketinggian 1423 mdpl itu tercatat meletus sebanyak 158 kali.
Petugas Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, A.Md., melaporkan visual gunung terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal teramati setinggi 50-100 meter di atas puncak.
“Teramati 158 kali letusan dengan tinggi kolom abu 100-500 meter. Warna asap putih hingga kelabu. Erupsi juga disertai lontaran material pijar dan dentuman/gemuruh intensitas lemah hingga sedang. Aliran lava terpantau mengalir ke sektor selatan sejauh kurang lebih 1200 meter dari bibir kawah,” terang Yeremias Kristianto dalam laporan tertulis.
Dari sisi kegempaan, selain 158 kali gempa letusan, terekam juga 13 kali hembusan, 36 kali tremor non-harmonik, 2 kali hybrid, 3 kali vulkanik dangkal, 1 kali vulkanik dalam, dan 3 kali tektonik jauh. Tremor menerus juga terekam dengan amplitudo dominan 16.6 mm.
Dengan demikian aktivitas tersebut, status Gunung Ili Lewotolok saat ini masih berada pada Level II atau Waspada.
Untuk itu PVMBG mengeluarkan 5 poin rekomendasi kepada masyarakat yakni:
1. Tidak beraktivitas dalam radius 2 km dari pusat kawah.
2. Mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut.
3. Masyarakat sekitar wajib Menggunakan masker dan menutup tempat penampungan air untuk menghindari dampak abu vulkanik.
4. Berkoordinasi dengan Pos Pengamatan di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau PVMBG Bandung.
5. Memantau perkembangan aktivitas melalui aplikasi/website Magma Indonesia dan media sosial Badan Geologi.
Cuaca di sekitar puncak terpantau cerah dengan angin lemah hingga sedang ke arah barat dan suhu 23-32°C.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada, serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab terkait aktivitas Gunung Ili Lewotolok.***