Sembilan Desa di Kecamatan Ile Ape Timur masuk dalam zona merah sejak bencana Erupsi. gunung Ile Lewotolok tahun 2020 dan Banjir bandang 2021. Dampak dari bencana ini, segala pembangunan infrastruktur di Kecamatan Ile Ape Timur dialihkan ke Kecamatan lain di Kabupaten Lembata. Misalnya, dana bantuan pembangunan jalan untuk penulisan kawasan pasca bencana yang bersumber dari APBN tahun 2024 dialihkan ke kecamatan lain lantaran Ile Ape Timur masuk zona merah.
Bahkan termasuk APBD II Kabupaten Lembata lima tahun terakhir pun tidak pernah dianggarkan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah ini, tapi tidak dengan Anggaran dari Pemerintah Pusat melalui program strategis nasional, Koperasi Merah Putih.
Peletakan Batu Pertama Oleh Dandim Flores Timur
Meskipun wilayah kecamatan Ile Ape Timur, kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur dikabarkan masuk zona merah, kegiatan peletakan batu pertama pembangunan fisik Koperasi Merah Putih di Desa Todanara tetap dilakukan oleh Dandim Flores Timur Komandan Kodim 1624/Flotim Letkol Inf Erly Merlian, S.I.P, Senin, 29 Desember 2025.
Kehadiran Dandim Erly ini didampingi Danramil 1624-03/Lewoleba Kapten Inf Ahmad Setyadi dan Babinsa jajaran Koramil Lembata, Camat Ile Ape Timur, Nikolaus Watun.
Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih ini disaksikan Kepala Desa Todanara, Fransiskus Boli, Ketua BPD Desa Todanara Niko Boleng dan tokoh adat Desa Todanara, Dandim Erly meletakkan batu pertama dan ditandai dengan seremonial adat.
“Pembangunan fisik ini harus dikerjakan dengan cepat. Ada kendala bikin laporan. Saya akan cek setiap hari melalui kontraktor pelaksana pekerjaan fisik”, ungkap Dandim Erly.
Lebih jauh Erly mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Desa Todanara bersama pemerintah Desa yang sudah sigap menyiapkan lahan untuk pembangunan koperasi merah putih.
Erly menjelaskan kehadiran Koperasi Merah Putih ini merupakan bagian dari program nasional pembangunan 80.000 gerai, pergudangan, dan kelengkapan koperasi desa/kelurahan Merah Putih dengan tema “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya.”
Menjadi yang pertama di Lembata
Camat Ile Ape Timur, Niko Watun kepada media menyampaikan, di lokasi kegiatan ini, Desa Todanara menjadi Desa yang pertama dalam melakukan peletakan Batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Lembata dari 144 desa.
Ia menjelaskan, selain Desa Todanara, sembilan Desa di Kecamatan Ile Ape Timur ada Dua Desa yang lahannya sudah siap dan menunggu peletakan Batu pertama yaitu Desa Lamatokan Dan Desa Bao Lali Duli.
Niko Watun optimis dalam tahun 2026 semua Desa di Ile Ape siap membangun gerai fisik koperasi merah putih.
Pembangunan fisik Koperasi Merah Putih di Desa Todanara ini dipastikan selesai pada Bulan Januari 2026.