Sosialisasi Rekognisi Organisasi Kepemudaan di Desa Oringbele

Sabtu,27 april 2024, mahasiswa peserta kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Fisip Unwira Kupang melakukan sosialisasi tentang pentingnya karang taruna dalam merekognisi organisasi kepemudaan di masyarakat. Sosialisasi ini bertempat di kantor Desa Oringbele Kecamatan Witihama. Sosialisasi ini dilakukan mahasiswa dalam upaya merekognisi organisasi kepemudaan lokal yang ada di desa agar dapat tergabung dalam organisasi karang taruna. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran pemuda tentang pentingnya organisasi karang taruna bagi pemuda di desa oringbele.

Dalam sosialisasi tersebut, Dominggus C. Raja, mahasiswa dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fisip Unwira, berperan sebagai pembawa materi menjelaskan bahwa organisasi karang taruna sangatlah penting keberadaannya, baik bagi kaum pemuda maupun organisasi kepemudaan karena karang taruna memiliki peran penting sebagai wadah yang dapat menjadi tempat bergabung organisasi-organisasi pemuda lokal. Karang Taruna juga dapat menjadi sarana merekognisi organisasi kepemudaan agar dapat melatih dan mendidik pemuda di bidang kemampuan berorganisasi, dan juga dapat menjadi wadah pengembangan bakat pemuda di Desa Oringbele.

Saat menjalankan sosialisasi, mahasiswa didampingi oleh aparat desa dan ketua organisasi pemuda lokal Sipo, dan dihadiri juga oleh pemuda-pemuda Desa Oringbele sebanyak 40 orang. Para pemuda semangat dan aktif dalam mendengarkan pemaparan materi yang diberikan, juga antusias bertanya tentang bagaimana cara melatih diri menjadi seorang pemimpin dan cara mengembangkan bakat. Solusi yang diberikan adalah berupa himbauan untuk bergabung dengan organisasi karang taruna, sebagai wadah melatih diri untuk menjadi seorang pemimpin ataupun mengembangkan bakat yang dimiliki. Sebagai contohnya, dengan berorganisasi melalui karang taruna dapat melatih diri untuk mengemukakan pendapat atau memimpin sebuah rapat, dan melatih kemampuan berbicara di depan publik dengan berpartisipasi aktif dalam diskusi.

Kegiatan ini,juga didukung penuh oleh pemerintah Desa Oringbele, yang memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan yang dilakukan mahasiswa sehingga dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Pemerintah desa dan mahasiswa sebagai penyelenggara kegiatan berharap bahwa setelah mengetahui peran penting keberadaan Karang Taruna dalam merekognisi dan menjadi wadah pengembangan bakat pemuda di desa, maka organisasi-organisasi kepemudaan lokal yang ada di desa dapat bergabung dengan organisasi karang taruna.*Dominggus Raja/Nina

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *