Rapat Konsolidasi Kelembagaan Desa, Bupati Lembata; Tegaskan Pembangunan Desa Tanggung Jawab Bersama

Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, membuka Rapat Konsolidasi Kelembagaan Desa dan Perencanaan Desa di aula Ankara Lewoleba, Selasa (14/10). Kegiatan ini dihadiri oleh 114 desa dari 9 kecamatan dan berbagai stakeholder di kabupaten Lembata.

Kegiatan ini mengusung tema,” One Village One Product, One Village One Agricultural Garden One Village Two Livestock Pens; (Satu Desa Satu Produk, Satu Desa Satu Kebun Pertanian, Satu Desa Dua Kandang Ternak).

Gerakan Satu Desa Satu Produk ini tentu akan menuju Lembata Maju, Lestari & Berdaya Saing,’ untuk itu harus ada sinergi dan kolaborasi dalam membangun desa.”ungkap Bupati Kanis.

Kepada seluruh kepala desa Bupati Kanis juga menegaskan,  Pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama. Dengan demikian  Mari kita terus bekerja keras, berinovasi, dan berdedikasi dalam membangun desa-desa kita,”ajak Bupati.

Manager Unit Pelayanan Pelanggan PLN Cabang Lembata, Vincentius L.D Putra, dalam rapat konsolidasi kelembagaan desa, mengajak semua kepala desa di Kabupaten Lembata untuk dapat bekerja sama dengan PLN  mengupdate kondisi kelistrikan di masyarakat. “Kami akan memastikan seluruh jalur kelistrikan PLN akan sesuai dengan standar PLN,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Pelni Cabang Lewoleba, Agustinus Koten, di hadapan para kepala desa menyampaikan pihak Pelni Mart akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lembata untuk memasarkan produk lokal, termasuk Jagung Titi “Baleo”.

“Kita berharap dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Lembata melalui kerjasama ini,” ujarnya.

Pada rapat konsolidasi ini, Agus Koten juga Berharap, semua desa di Lembata yang tersebar di 9 kecamatan dapat menjadi lebih mandiri dan berdaya saing melalui Kerjasama dengan pihak PLN dan Pelni guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Lembata.

Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam membangun Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing. Dengan harapan semua desa di Lembata dapat menjadi contoh keberhasilan pembangunan di Indonesia.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *