Plt Camat Nubatukan Mikhael Kia Magi; Klarifikasi   Soal Penataan Lapak UMKM di Harnus Terkesan Arogansi dan Sarat Kepentingan Politik Jabatan Itu Tidak Benar

Menanggapi Polemik penataan lokasi UMKM di pantai ex Harnus Wulon Luo Yang diduga terkesan Arogan dan sarat kepentingan politik jabatan yang dilansir media Suluh Nusa.com dua hari lalu.Pelaksana Tugas Camat Nubatukan Mikhael Kia Magi secara tegas menyampaikan Tidak pernah seperti itu. Selama ini saya dengan para pelaku UMKM sangat dekat. Sementara berkaitan dengan jabatan itu murni kepercayaan yang diberikan, tidak ada kepentingan politik jabatan.   

Ia menegaskan tujuan Penataan lokasi Harnus, yang paling penting adalah kita menata lapak Wulon Luo untuk lebih estetik dan indah dipandang oleh para pengunjung. Sehingga para pengunjung yang datang merasa lebih nyaman.

Dikatakannya, Lokasi Harnus ini letaknya sangat strategis di kota Lewoleba, kita harus menatanya dengan baik. Bukan soal penerimaaan Pendapatan Asli Daerah akan tetapi Kalau kalau lokasi Harnus ini sudah ditata dengan indah maka pengunjung pasti bertambah banyak,”ungkap Mikhael Magi Plt Camat Nubatukan.

Kondisi UMKM di pantai Wulon Luo saya cukup tahu dan banyak mengikuti langsung sehingga ketika mendapat kepercayaan sebagai Plt Camat Nubatukan.  Ada begitu banyak masukan informasi dari teman-teman kantor tentang keluhan dan sorotan dari para pengunjung terkait kondisi lapak -lapak di harnus yang masih terlihat kumuh.

Menanggapi hal itu kita coba melakukan rapat bersama dengan teman-teman di kantor untuk berpikir soal penataan lokasi Harnus itu. Terlepas daripada target peningkatan PAD tetapi bagaimana kita memberi perhatian dan menata wajah lokasi Harnus dengan baik,”ungkap Mikhael Kia Magi.

Menurutnya dari hasil buah pikiran itu kami mengawalinya dengan penataan lampu di pinggir pantai agar para pengunjung yang datang juga mereka bisa lebih nyaman untuk bisa menikmati suasana malam hari di pinggir pantai. Dan dampaknya sangat terasa ketika lampu-lampu di pinggir pantai sudah terpasang pengunjung yang datang ke Harnus bertambah.

Lebih lanjut Mikhael Magi menyampaikan bahwa Tidak hanya penataan lampu yang dipasang tetapi kami juga merencanakan untuk dipantai juga perlu dibuatkan pemecah ombak agar tidak terjadi abrasi dan perbaiki rumah panggung jetty.

Penataan lapak ini juga ada berbagai pertimbangan dan masukan dari pihak Kecamatan. Sehingga kita menggelar rapat  Pada tanggal 25 Januari 2026 bersama teman-teman pelaku UMKM.  Rapat tersebut dihadiri 11 orang, 5 orang pelaku UMKM dan 6 staf dari Kecamatan. Dalam pertemuan itu kami bahas tentang keluhan pengunjung, terhadap lapak di Harnus. Untuk itu kita perlu menyikapinya untuk menata lapak -lapak ini, dan semua bersepakat untuk benahi Harnus.

Dalam rapat kita merencanakan untuk penataan lapak baru yang akan dibangun nanti itu;

Bagian Barat.

dengan ukuran tanah 3 x 9 meter, ukuran bangunan 3 x 4 meter, ukuran dapur 3 x 2 meter pintu depan belakang. Dan kalau ada lapak yang mau bangunya lebih dari ukuran yang dikasih maka sewa lapaknya juga pasti akan bertambah tetapi dengan syarat tampak depan harus sejajar. Sementara ukuran lapak timur tidak ada ukuran karena ada lapangan bola volly sehingga ukuran lapak nanti disesuaikan.

Ini bukan masalah kita mengabaikan teman-teman UMKM, akan tetapi kita merespon sorotan dari para pengunjung sehingga kita mencoba untuk menata semua lapak dengan tampilanya lebih baik lagi.

Tujuan yang yang paling penting adalah penataan lapak ini untuk kebaikan para pelaku UMKM dengan mengedepankan nilai estetika dan keindahan di lokasi Harnus.

“Kita menata semua lapak di Harnus supaya indah dipandang dengan bangunan seragam agar lebih apik dan indah. Sehingga pengunjung yang datang di Harnus bisa pulang membawa kesan dan cerita yang baik tentang keindahan lokasi Harnus di pantai Wulon Luo Lewoleba,”kata Plt Camat Nubatukan Mikhael Kia Magi.

Menurut Mikhael Kia Magi, selain penataan lapak, pihak pemerintah kecamatan juga merencanakan akan bangun MCK di sebelah timur, membuat pemecah ombak agar tidak terjadi abrasi, pemasangan lampu- lampu di area dekat pantai dan juga penataan taman di area jogging, tempat bermain anak, serta perbaikan rumah jetty panggung.

Sebagai Plt Camat Nubatukan saya juga mengajak seluruh teman-teman UMKM di Harnus untuk bersama-sama mendukung rencana penataan semua lapak agar lebih indah dan bisa membuat kenyamanan para pengunjung.

Terkait perencanaan kita bersama para pelaku UMKM terkait pemindahan lapak-lapak yang di lokasi Harnus itu ada beberapa lapak yang selama ini dialihfungsikan. Untuk itu tempat tersebut  harus dikosongkan untuk bisa dimanfaatkan. Dengan pertimbagan tempat itu dulu kita di Kecamatan biasa pakai untuk berkantor dan sering digunakan untuk  pertemuan bersama para pejabat untuk berdiskusi.

Lokasi yang kita sudah siapkan itu ada beberapa pelaku UMKM saja yang membangun lapak baru. Sementara lapak yang lainya yang sudah ada itu hanya digeser ke lokasi yang sudah disiapkan di bagian barat. Nanti kalau mau di dandan dengan kanopi  juga bisa dilakukan pemilik lapak tapi harus sesuai dengan ukuran yang ditentukan,”jelas Mikhael Magi.

Diharapkan juga kepada para pelaku UMKM, kalau lokasinya sudah dipatok maka pengguna lapak sudah bisa mulai semeninasi.sehingga bisa mulai geser. Pihak kecamatan juga akan siapkan tenaga untuk sama-sama membantu geser lapak.,”ujar Mikhael Kia Magi.

Plt Camat Nubatukan Mikhael Kia Magi kembali menegaskan kepada media bahwa terkait pemberitaan yang menyoroti pemerintah terkesan arogansi kekerasan dan sarat kepentingan politik jabatan itu tidak benar.

“Langkah yang kita ambil ini bukan soal mengejar target  pendapatan asli daerah, tetapi yang paling utama adalah kita tatah Harnus dengan baik supaya para pengunjung yang datang ke Harus merasa lebih nyaman

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *