Lantik Organisasi Pemuda Katolik di Lewoleba, Uskup Larantuka Minta Harus Jadi Kader Yang Menghidupkan Semangat dan Rela Berkorban

Organisasi Pemuda katolik di Lembata  kedepan harus punya sikap dan perinsip di dalam kehidupan bermasyarakat khususnya pemuda katolik yang ada di kabupaten Lembata. Ungkapan ini disampaikan  Yang Mulia Mgr, Fransiskus Kopong Kung. Saat memimpin misa di Gereja St, Maria Banneux Lewoleba Lembata. Selain itu Uskup  Fransiskus juga meminta Pemuda Katolik untuk harus bisa bangkit dan mengambil peran penting  agar seluruh pemuda pemudi katolik  bisa mengambil peran menjadi garda terdepan untuk mengawal kebijakan Gereja kedepan.

Momentum pengukuhan pengurus Pemuda Katolik ini merupakan Langkah awal untuk membentuk struktur.

Pengukuhan Badan Pengurus  Pemuda Katolik Komisariat Cabang Lembata  ini berlangsung  Minggu 01 Juni 2025, di Gereja Paroki St. Maria Banneux Lewoleba, oleh Uskup Larantuka beberapa hari yang lalu.

Dalam arahan Uskup Larantuka meminta, Pemuda Katolik harus terus berbenah dan menyiapkan kader pemimpin masa depan Gereja dan Tanah Air.

Dalam Kotbahnya Uskup Fransiskus Kopong Kung lebih  menekankan, organisasi Pemuda Katolik harus meiliki komitmen untuk berkontribusi dalam membangun gereja dan tanah air.”Pemuda Katolik Komisariat Cabang Lembata harus berbenah dan terus ditata,”ungkap Uskup Fransiskus Kopong Kung.

Menurut Uskup Larantuka, kalau mau dilihat susana misa dari posisi duduk hari ini, Pengurus Pemuda Katolik mengambil posisi bangku deretan paling tengah dan ini sangat pas. Artinya Pemuda Katolik hadir sebagai penghubung, untuk mempertemukan semua kutub, kutub timur barat dan kutub Utara Selatan di kabupaten Lembata,”ujar Uskup Frans Kopong Kung.

Kepada semua anggota Pemuda Katolik Uskup Frans berharap agar kedepan harus bisa  mempersatukan dan harus terus membangun persatuan kemajuan Gereja dan Tanah Air.

Ia mengingatkan Pemuda Katolik bahwa, proses kaderisasi menjadi sangat penting sebab peralihan dari generasi tua ke generasi muda akan berlangsung cepat untuk itu, Pemuda Katolik harus mempersiapkan diri untuk menyonsong itu.

Kepada seluruh anggota organsisai Pemuda Katolik Uskup Faransiskus meminta harus fokus pada kaderisasi karena banyak anak NTT tumbuh untuk menjadi kader Gereja dan Tanah Air. Jadilah kader yang menghidupkan semangat dan rela berkorban,”tegas Uskup Larantuka Fransiskus Kopong Kung.

Untuk diketauhi, Usai melantik pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang Lembata  ini dilanjutkan dengan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB).

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Lembata, Gaspar Sio Apelaby saat memimpin rapat bersama seluruh pengurus Pemuda Katolik menyampaikan komitmennya untuk memperkuat eksistensi Pemuda Katolik di  Lembata

Pihaknya akan melalui konsolidasi sampai di tingkat kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Lembata dengan tidak mengesampingkan pendekatan disetiap paroki.

Kedepan kita juga akan fokus pada pembentukan kader Pemuda Katolik yang militan.

Anggota DPRD Lembata asal Fraksi PAN ini mengatakan bahwa, langkah perluasan dan penguatan infrastruktur organisasi ini akan menjadi modal untuk membangun sinergi baik dengan pemerintah maupun dengan gereja.

Dikatakanya, organisasi Pemuda Katolik akan terbuka kepada siapa saja yang hendak bergabung, karena Organisasi Pemuda Katolik  ini adalah milik kita bersama.

Ia mengakui bahwa pihaknya juga tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari semua pihak. Kami sangat memerlukan dukungan dari semua pihak secara khusus dukungan hirarki gereja dan segenap umat di kabupaten Lembata,”demikian tutup Ketua Pemuda Katolik Komisariat cabang Lembata.

 

 

 

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *