Kolaborasi KPOTI NTT dengan Puskesmas Waipukang pada Kamis (6/8/2026) ini menjadi bagian dari rangkaian acara pelestarian permainan tradisional 6-8 Agustus 2026 di Kecamatan Ile Ape
LEMBATA – Komunitas Permainan dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) NTT menunjukkan kepedulian ganda. Di sela rangkaian acara pelestarian budaya 6-8 Agustus 2026, KPOTI berkolaborasi dengan Puskesmas Waipukang untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Desa Dulitukan, Kamis (6/8/2026).
Tim medis dari puskesmas waipukang bersama dokter, analis laboratorium, asisten apoteker, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lingkungan, hadir untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bertempat di kantor desa Dulitukan.
Kepala puskesmas waipukang Kristo Werang kepada media ini mengatakan, melalui koordinasi bersama dinas kesehatan pihaknya diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di desa Dulitukan. Ia mengaku pihak Puskesmas hadir dengan tim medis lengkap, melakukan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat untuk mengetahui semua jenis penyakit.
“Kami mendapatkan disposisi dari Plt. Kepala Dinas Kesehatan untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kami hadir dengan personel yang cukup lengkap agar pelayanan dapat diberikan secara maksimal,” ujar Kristo Werang.
Lanjutnya, pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk semua jenis penyakit dan apabila dalam pemeriksaan ada hal-hal yang kurang maka akan dilakukan rujukan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kristo menyampaikan, selama berlangsungnya kegiatan Teras Permainan Rakyat, Puskesmas waipukang terus melakukan dukungan pelayanan kesehatan dengan membentuk tim P3K untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Kepala Desa Dulitukan Alfonsus Ata Soge ditemui awak media mengatakan, kegiatan ini pemerintah desa menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan yang diinisiasi oleh KPOTI NTT yang berkolaborasi bersama Puskesmas Waipukang dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis di desa Dulitukan.
“Pemeriksaan kesehatan gratis ini hal yang sangat baik sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara langsung” katanya.
Menurut Alfonsus pemeriksaan kesehatan gratis sangat penting terutama bagi anak-anak.Ia menjelaskan, sejauh ini pemerintah desa belum bisa mendatangkan tenaga kesehatan karena keterbatasan anggaran, namun hari ini KPOTI NTT telah membantu masyarakat dengan melakukan pendekatan pelayanan kesehatan secara gratis.
Ia berharap kedepannya kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar timbul kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap berbagai penyakit.***