Kolaborasi Mahasiswa Dan Masyarakat Dalam Peresmian Balai Desa Umatoos

Sabtu 4 Februari 2023, dilaksanakan Peresmian Balai Desa yang dinamakan Gedung Sanggar Seni dan Budaya Desa Umatoos. Peresmian ini dilakukan oleh Bupati Kabupaten Malaka, Dr. Simon Nahak, SH., M.H dan dhadiri oleh jajaran pemerintahan, penjabat kepala desa dan aparat desa, serta para pelajar dan warga desa setempat, juga mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik Pembelajaran & Pemberdayaan Masyarakat (KKNT-PPM) dari Universitas Katolik Widya Mandira.

Selain mengikuti acara, sebanyak lima belas orang mahasiswa KKNT-PPM Unwira yang ditempatkan di Desa Umatoos juga berpartisipasi aktif dalam mempersiapkan acara tersebut, mulai dari membersihkan area sekitar dan jalan menuju gedung sanggar budaya yang baru diresmikan tersebut, juga menjadi panitia dan bertugas saat acara.

Penjabat Kepala Desa bersama aparat sepakat mempercayakan kepanitiaan untuk diketuai oleh Dominggus Matetu, mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP-Unwira. Rapat persiapan dilakukan dua kali bersama-sama antara mahasiswa dan aparat desa, membahas persiapan dan rundown acara. Mahasiswa juga membantu mengorganisir gladi bersih kegiatan peresmian.

Partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai kegiatan di desa selama kurang lebih dua minggu berjalan masa KKN ini mendapat perhatian dan apresiasi dari aparat serta masyarakat desa yang merasa terbantu dan positif dengan interaksi yang akrab serta diwarnai rasa kekeluargaan. Diharapkan semangat melaksanakan berbagai kegiatan dan interaksi yang positif ini tetap dipertahankan hingga selesai kegiatan di pertengahan Februari nanti.

Acara Peresmian Balai Desa Umatoos diawali dengan ritual sapaan adat (Hase Hawaka) oleh tokoh penutur adat (Makoan) serta pengalungan selendang tanda selamat datang kepada Bupati dan jajarannya. Setelah itu dilanjutkan dengan laporan Penjabat Kepala Desa, Marthen Klau, S.E; dan pengguntingan pita serta penandatanganan prasasti peresmian balai oleh Bupati.

Dalam sambutannya Bupati menghimbau masyarakat untuk sebaik mungkin memanfaatkan gedung yang baru diresmikan ini. ” Masyarakat Desa Umatoos harus bisa memanfaatkan gedung ini dengan sebaik mungkin sebagai tempat untuk berlatih aktivitas kesenian dan berkreasi semaksimal mungkin untuk kepentingan dan kebaikan bersama”, ungkap Dr. Simon Nahak.

Sementara itu Penjabat Kepala Desa Umatoos berharap agar dengan adanya sanggar budaya ini, dapat membantu melestarikan budaya setempat yang mulai pudar serta mengasah bakat dan potensi anak-anak. Acara peresmian ini juga diramaikan dengan ramah tamah dan hiburan persembahan tarian dari siswa/I SDK Umatoos, TK Tamiru dan TK Pancasila.

Kehadiran Gedung Sanggar Seni dan Budaya Desa ini disambut baik oleh warga desa, yang merasa antusias karena merasa bahwa dengan adanya gedung tersebut, pasti akan ada lebih banyak lagi potensi budaya yang dapat digali untuk ditampilkan secara lebih baik lagi di berbagai acara. Sebelumnya, potensi budaya berupa tarian tradisional telah sering ditampilkan di berbagai acara, dengan adanya gedung ini, pasti akan dapat ditampilkan dengan lebih baik lagi.(*)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *