Drama Adu Pinalti Hantar Persebata Ke Final ETMC 2022

Dari babak 8 besar Perserond berhasil mematahkan Perseftim dengan skor 1-0, keberhasilan para Laskar Selatan inipun mendapat tiket masuk ke semifinal dan harus berhadapan dengan tuan rumah Persebata laskar bumi ikan paus.Pertandingan bergengsi dan mendebarkan dibabak semifinal ini menghadapkan kedua tim tangguh ini yakni tuan rumah Persebata Vs Perserod Rote Ndao. Persebata tampil dengan jersey biru, kaos kaki biru sementara tim Perserond tampil dengan jersey kuning kaos kaki kuning. 

Suara pekikan dan lantunan lagu-lagu untuk membakar semangat tim laskar ikan paus persebata dan teriakan Baleo menggelegar dari tribun Gelora 99. Akankah tim tuan tumah mampuh mematakhan laskar Selatan  Perserond Rote Ndao atau sebaliknya Perserond harus mengehentikan Persebata untuk melaju ke babak penentu  final. Pertandingan seruh ini dimulai pukul 14-30 Wita di lapangan Gelora 99 desa pada kecamatan Nubatukan, Minggu 25/09/2022

Sebelum pertandingan berlangsung kepala dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Lembata, Markus Labi Waleng meminta kepada seluruh masyarakat suporter Lomblen Mania bahwa sebagai tuan rumah harus bisa menjaga suasana damai. Dia meminta agar saling menjaga sikap untuk tidak boleh mengeluarkan kata-kata kotor, tidak boleh membawa benda tajam, dan harus jaga sikap karena pertandingan hari ini akan mempertemukan kedua keluarga besar Lembata dan Rote Ndao.

Tahun ini kita di Lembata menjadi tuan rumah dan nanti di tahun depan kita akan hadir di Rote Ndao dan menjadi keluarga untuk tuan rumah El Tari Memorial Cup di  Rote Ndao. Untuk itu kita harus sama-sama saling menjaga martabat ETMC liga 3 ini. Hari ini juga kita semua juga diharapkan untuk waspada terhadap tim penyusup yang mau masuk untuk memprofokasi situasi pertandingan yang penuh dengan persahabatan ini. Untuk itu kita sebagai tuan rumah kita harus menjaga kenyamanan susana pertandingan ini,” kata Markus Labi.

Sebelum pertandingan dimulai ada kesaan menarik dari kedua kapten keseblasan Pesrebata dan Perserond, kedua kapten ini saling mengalungkan cendra mata. Kapten Perserond memakaikan Tii Langga kepada kapten Persebata sebaliknya kapten Persebata mengenakan sarung pada kapten Perserond sebagai simbol persahabatan dan rasa kekeluargaan anara kedua tim sebelum berlagah.

Hadir menyaksikan dari tribun Gelora 99 klas VIP Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa didamping Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero, Wakil Ketua l, Gewura Fransiskus, Wakil Ketua ll, Begu Ibrahim, dan Sekda Lembata, Paskalis Ola Tapobali.

Kick of babak pertama dimulai sikulit bundar mulai diglinding, laskar Perserond Rote Ndao mulai mengabil posisi serangan awal ke gelanggang pertahanan Persebata. Beberapa kali serangan dilakukan Perserond  namun Tim Persebata dari pertahanan belakang mampuh menghalau. Dimenit-menit awal pada babak pertama ini kedua tim terlihat  bermain dengan intensitas tinggi hingga terjadi saling serang disemua lini pertahanan.  Adapun peluang untuk laskar Persebata melaui tendangan bebas pinalti dilakukan streker Luis Cesar Aprilio Making yang mengenakan jersey nomor punggung 7 yang dipercayakan sebagai penendang dari titik putih namun lesakan bola berhasil ditepis dan belum mampu menerobos gawang Perserond, Kedudukan imbang 0-0  untuk kedua tim

Pada pertandingan babak pertama menit awal pertandingan laskar Rote Ndao menamba serangan awal dan berhasil membobol gawang Persebata yang dikawal Marianus Labi Namang. Perseround Rote Endao unggul 1-0 atas Persebata melalui tendangan kaki 

Desmon Nenobais. 

Kendati tim tuan rumah sudah tertinggal 0-1 pada babak pertama melalui gol yang diciptakan Desmon Nenobais, adapun beberapa serangan yang coba diarahkan pemain Persebata  beberapa kali ke arah jantung pertahanan Perserond namun dapat diantisipasi dengan baik oleh para pemain dari selatan Rote Ndao. 

Pada babak kedua Persebata tim tuan rumah kembali bangkit  menguasai bola dan lebih banyak melakukan serangan hingga Persebata berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada awal menit babak kedua. Kedudukan kini  imbang sama  1-1 membuat pemain Persebata semakin meningkatkan intensitas serangan.  Persebata mulai terilihat  mendominasi serangan,  namun, tak ada satu pemain Persebata yang mampu menciptakan gol. ke gawang Perserond Rote Ndao. 

Dibabak kedua ini persebata mulai bangkit dan mendominasi serangan. Pertandingan semakin seruh kedua tim saling serang. Beberpa kali peluang Persebata mencoba membobol gawang Perserond namun belum berhasil juga hingga waktu pertandingan 2×45 menitpun berahkir dengan skor imbang 1-1   

Di babak Tambahan waktu 2 x 15 menit mulai berlangsung, penonton yang terlihat membludak di Gelora 99 tampak  mendebarkan. Yel-yel Baleo sembur paus terus dikumandangkan dan semakin menggelegar dari tribun.  Pertandinganpun diahiri dengan skor imbang 1-1 sehingga drama pinalti harus dihadapai kedua keseblasan tangguh ini. Drama adu pinalti ini pada tendangan ke 4 dilakuan pemain bernomor punggung 12  atas nama  Putra Hurek Making  gagal melakukan eksekusi karena bola berhasil ditepis penjaga gawang Marianus Labi Namang hingga Persebata ungul  adu pinalti dengan skor 5 – 4  Nampaknya suporter tuan rumahpun spontan membludak berlarian  masuk ke arena lapangan Gelora 99 menyambut kemenangan para laskar Ikan paus ini, namun masih tertinggal  satu penedang ke 5 lagi  menggenapi lima penendang. Saat tendangan Putra Hurek gagal karena ditepis oleh Sang Raja Gawang Kiper andalan Marianus Labi Namang, Yohanes Kopong bernomor punggung 15 berhasil melesakan bola deras ke jaring gawang Perserond Rote Ndao dan berhasil menggetarkan jala gawang Pererond. Hasil kemenangan Perebata melalui drama adu pinalti ini dengan skor 5-4  menghantar tuan rumah Persebata Lembata lolos ke grand final di babak pertandingan pertama semifinal. 

Para suporter yang sudah tidak sabar lagi menyambut kemenangan Persebata kembali memadati lapangan langsung merayakan kemenangan tim ikan paus ini  

Kemangan adu pinalti ini tentu Persebata Lembata  menunggu, hasil pertandingan berikutnya Persim Manggarai Vs Perse Ende, yang akan dilaksanakan Senin (26/9) sore di GOR 99, Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Pertandigan pun berahkir dengan damai dan penuh eforia. para suporter Lembata mania ini sekitar 30 ribu orang masuk ke lapangan perpegangan tangan membuat dan membat lingkaran dolo bersama para pemain Perserond dan Persebata Lembata. (Gusty Muda/Chelle)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *