Cuaca Ekstrim Tumbangkan Pohon, Rumah Lansia Katharina Tobilangu di Desa Lamalera A Rusak Berat

Hujan deras disertai petir dan angin kencang  pada Jumat (06/03/26) dini hari, memicu bencana hidrometeorologis di  Desa Lamalera A, Kecamatan Wulandoni Kabupaten Lembata.

 

Bencana ini mengakibatkan sebatang pohon besar tumbang dan menimpa satu unit rumah warga bernama Katharina Tobilangu di Dusun Fung Desa Lamalera A.

 

Musibah menimpa rumah mama Katharina Tobilangu ini disampaikan dari sumber salah satu anggota whatsapp Group Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB). Bencana ini tentu menjadi perhatian anggota  Forum Pengurangan Risiko Bencana di Lembata terhadap peristiwa bencana yang menimpa seorang lansia di Desa Lamalera A.

 

Berdasarkan informasi yang diterima, Pohon besar yang tumbuh di samping kanan rumahnya itu, tumbang dan mengakibatkan atap dan rangka rumah sebagian dinding rusak berat dan pohon besar itu tidak mengakibatkan lansia Mama Katharina Tobilangu cedera.

 

Warga sekitar yang melihat musibah ini pun langsung bahu-membahu memangkas dahan dan batang pohon serta membersihkan material bangunan yang rusak akibat tertimpa pohon.

 

Atas kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah mama Katharina Tobilangu ini, Ketua Forum PRB Lembata, Michael Alexander Raring menghimbau masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan dengan pemangkasan atau penebangan pohon di sekitar bangunan atau fasilitas publik.

 

“Ini bukan yang pertama sejak musim hujan akhir 2025. Namun peristiwa ini ada banyak kelompok rentan yang terdampak. 

 

Untuk itu diharapkan agar Kita semua harus proaktif mencegah. Jika Ada pohon yang terlalu rindang dekat rumah, segera dipangkas. Kalau terlalu berbahaya, sebaiknya ditebang. Jangan tunggu ada korban,”himbau Acan Raring.

 

Sebagai informasi yang perlu diketahui, rilis cuaca BPBD Lembata menyebutkan, potensi bencana hidrometeorologis masih terus terjadi. Untuk itu kepada seluruh masyarakat Lembata untuk terus mengambil langkah pencegahan yang lebih menguntungkan.

 

“Peringatan Dini BMKG terkait Potensi Intensitas curah hujan sedang sampai lebat disusul angin kencang. Prediksi BMKG ini untuk  beberapa hari kedepan melalui Update Pusdalops, dengan menghimbau untuk terus perkuat kewaspadaan dan kesiapsiagaan,”urai Acan Raring.

 

Pusdalops BPBD Lembata dalam arahannya meminta agar warga masyarakat dapat mandiri menghadapi ancaman bencana.

1. Tingkatkan koordinasi dengan Pemdes untuk langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan di Desa seperti pemangkasan/penebangan pohon berisiko tumbang, kerja bakti pembersihan saluran air, tanam pohon,  gerakan “Tampan” dan perkuat Kesiapsiagaan di desa, dan pantau kondisi di desa saat hujan lebat angin kencang.

2. Rekap kejadian pohon tumbang dampak angin kencang per hari ini mencapai rating tertinggi.

3. Untuk yang berada di pesisir pantai, agar menyesuaikan kondisi saat gelombang pasang laut dan mengamankan perahu agar tidak diterjang gelombang.***

 

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *