Bupati Lembata Groundbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di TPI Lewoleba

LEMBATA, Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan Pasar TPI Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Kamis 24 September 2026.

 

Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir Laode, jajaran pimpinan Setda Lembata, para Kepala OPD terkait, Wakil Ketua DPRD Lembata Fransiskus Gewura, anggota DPRD, Camat Nubatukan, Lurah Lewoleba Tengah, lembaga perbankan, tokoh masyarakat, masyarakat setempat dan Kepala Kementerian Agama Lembata.

 

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dalam sambutannya sebelum peletakan batu pertama mengatakan momentum ini merupakan momen strategis untuk pembangunan daerah.

 

“Patut kita syukuri kepada Tuhan, karena kita masih diberi kesempatan berkumpul di momentum yang luar biasa untuk pembangunan daerah kita. Kita juga bersyukur kepada Anggota DPR RI Bapak Ahmad Yohan dan Ibu Yuli Laiskodat yang dengan caranya masing-masing membantu kita di sektor wilayah khususnya pembangunan kampung nelayan merah putih ini,” kata Bupati Kanis.

 

Bupati mengakui proses untuk mencapai tahap groundbreaking membutuhkan waktu panjang dan tidak mudah. Pada tahun ini terdapat enam titik pembangunan Rumah Kampung Nelayan Merah Putih yang dikerjakan di beberapa lokasi di Kabupaten Lembata.

 

Untuk itu Bupati meminta dukungan dan kerjasama semua pihak agar proses pekerjaan berjalan lancar.

 

“Kepada para kepala desa yang berada di lokasi sasaran, untuk terus menjaga kenyamanan sehingga semua proses pengerjaan tidak terhambat karena waktu kerja sampai bulan Desember. Ini adalah program Presiden Prabowo sehingga butuh kerjasama kita semua baik TNI-Polri, Kepala Desa, warga masyarakat dan DPRD untuk sama-sama menjaga agar semua proses berjalan lancar,” tegas Bupati.

 

Bupati juga menegaskan meski anggaran terbatas, pembangunan harus dibuat dengan baik sehingga wajah kampung nelayan bisa lebih baik.

 

“Kita berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Menteri KKP, Dirjen Kementerian dan Pak Direktur. 

 

Untuk para penyuluh baik dari Babokerong, Tapolangu, Wailolong, Balauring dan Pantai Harapan tolong kawal baik-baik proses pengerjaannya,” tegas Bupati Lembata.

 

Wakil Ketua DPRD Lembata, Fransiskus Gewura, dalam sambutannya mengatakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan kemajuan keberhasilan Pemerintah Daerah dalam membaca program strategis nasional untuk dikaitkan dengan program strategis daerah.

 

“Patut kita bersyukur kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati yang sudah berhasil membangun komunikasi yang intens antara daerah dan pusat untuk dapat menghadirkan program-program strategis nasional di Kabupaten Lembata,” ujar Gewura.

 

Menurutnya, tujuan utama dari program tersebut adalah untuk mengentaskan kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, memicu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan income per kapita masyarakat Lembata.

 

“Program Kampung Nelayan Merah Putih adalah proses untuk memanfaatkan dan mentransformasikan daerah-daerah pesisir yang tadinya belum dirambah agar ditata secara produktif untuk memicu perkembangan daerah,” jelasnya.

 

Ia menjelaskan, Kampung Nelayan Merah Putih nantinya akan menjadi sebuah ekosistem yang dikolaborasikan dengan koperasi, pasar dan konsumen dalam satu lingkaran untuk saling bersinergi menumbuhkan kegiatan produktif bagi nelayan.***

 

 

 

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *