Laga bergengsi liga 4 Nasional di group X babak 32 kian memanas. Tim Persebata kali ini harus bisa memastikan dirinya lolos ke 16 besar. Perjuangan Ini merupakan suata pencapaian yang gemilang karena tim debutan berhasil mengukir sejarah baru bagi persepakbolaan Kabupaten Lembata. Para pemain, pelatih, dan manajemen sepatunya mendapat apresiasi setinggi-tingginya karena mampu bekerja secara maksimal untuk perkembangan tim Persebata yang telah bermain luar biasa baik.
Kick Off pertandingan berlangsung di lapangan I Gusti Ngurah Rai. Jumat 2 Mei 2025, pukul 22-00 WITA, Di sepuluh menit awal para punggawa Persewangi mampu menguasai jalannya pertandingan. Bermain build up anak-anak Persewangi mencoba membangun serangan di semua lini pertahanan Persebata. Serangan terus dilakukan untuk mencari celah dan ruang menembus lini pertahanan Persebata yang dimotori oleh sang Kapten Denis Domaking.
Sebaliknya laskar Sembur paus mencoba bangkit melakukan serangan balik pada pertahanan Persewangi. Dan disana ada Ary Duli Making yang memanfaatkan bola kemelut hasil sepak pojok bola liar headingan dari Ronal Sambi langsung saja disontek Ary dan Persebata berhasil unggul 1 – 0 atas Persewangi.
Sementara pada lini tengah Persebata membentuk tembok pertahanan ketat. Bahkan di lini tengah Persebata mampu menutup ruang di depan barisan pertahanan Persebata yang membuat pemain Persewangi memilih bermain melebar.
Dua Winger Persebata Ary Duli Making dan juga Cesar ini turut turun sampai ke sepertiga lapangan pertahanan Persebata untuk membantu ruang pertahanan Persebata.
Ronal Sambi kembali bermain menguasai bola di sisi kiri pertahanan Persewangi lalu coba memberikan bola crossing jauh ke tiang dua. Bola tersebut berhasil disambut Cesar Making dengan Headingan keras menghujam gawang Persewangi skor bertamba untuk Persebata 2-0 Persewangi. Hingga pluit panjang berbunyi tanda berahkirnya pertandingan
Patut diakui para Pemain Persebata memang kerap membuat pelanggaran di daerah pertahaanya sendiri, yang nyaris membuat gawang Persebata sedikit terancam dan mendebarkan. Hal Ini menjadi peringatan bagi tim pelatih untuk sebisa mungkin merotasi beberapa pemain kunci pada pertandingan terakhir nanti demi menjaga kebugaran dan stamina pada babak 16 besar nanti, dengan maksud agar bisa memberi kesempatan kepada para pemain cadangan untuk merasakan atmosfer liga 4 nasional sembari memberi waktu istirahat untuk pemulihan para pilar utama demi menjaga benteng pertahanan Persebata.
Publik tentu berharap agar trend positif ini terus berlanjut. Tatap pertandingan berikut seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya. Jangan jumawa dengan hasil ini. Tetap rendah hati dan bawa nama Lembata mengarungi lautan yang lebih dalam dan luas lagi. Selamat bejuang untuk para laskar sembur Paus Persebata Lembata. Baleo Baleo Baleo.