LARANTUKA – Ada 1.172 Warga laki-laki diungsikan akibat erupsi Gunung Lewotobi Flores Timur, jumlah pengungsi kini bertambah menjadi 1.172 orang. Warga terpaksa dievakuasi ke lokasi pengungsian karena di desa tersebut dihujani semburan abu vulkanik hinggal menebal menutupi atap rumah warga.
“Semburan abu vulkanik ini berdampak pada kecamatan Wulanggitang mengalami hujan abu vulkanik secara keseluruhan. Bahkan kondisi ini semakin memburuk karena Jarak pandang hanya 3-4 meter.
Perlu diketauhi, Saat ini abu vulkanik semakin turun menebal di semua perumahan warga,” terang Camat Wulanggitang Fredy Moat Aeng
Camat Wulanggitang kepada media menjelaskan bahwa warga yang mengungsi itu, berasal dari empat desa di sekitar Gunung Lewotobi, yakni Desa Hokeng Jaya, Desa Klatanlo, Desa Nawakote, dan Desa Waiula.
Fredy berkisah, akibat semburan abu vulkanik ini berdampak pada rumah dan ladang warga dipenuhi dengan abu vulkanik.
Lanjut Camat Fredy Moat, kondisi para pengungsi sejauh ini masih aman. Untuk sekarang masyarakat pengungsi sangat membutuhkan tambahan obat-obatan, masker, makanan dan air mineral atau air bersih
“Camat Fredy menyampikan bahwa Penjabat Bupati Flores Timur bersama rombongan juga sudah turun langsung melihat warga secara dekat sekaligus menyerakan bantuan untuk kebutuhan warga pengungsi yang ada di kecamatan Wulanggitang.**Chelle**