Bupati Kanis; Ambil Langkah Taktis Dan Strategis Dukung Penuh Persebata Lembata di Liga 3 Nusantara 

Kondisi Tim Persebata Lembata Lembata dalam. gelaran liga 3 serba kekurangan. Menurut direktur PT Persebata Lembata berlaga di kompetisi Liga 3 bukan hal yang mudah, terlebih dari sisi pendanaan.

Menurut direktur Persebata Lembata, minimnya sponsor yang tertarik lantaran pamor Liga 3 yang kalah dari Liga 1 dan Liga 2 membuat manajemen klub kesulitan mencari sponsor untuk mendanai operasional tim. Begitu pula yang dirasakan manajemen PT Persebata Lembata selaku owner.

Tim Persebata Lembata yang berlaga di liga 3 kata Direktur PT Persebata Lembata, Berto Take, pada Liga 3 memang tidak banyak dilirik atau menjadi perhatian sponsor. Tidak banyak sponsor yang ingin mendanai klub yang berlaga di kompetisi tersebut,”Kalaupun ada sponsor, biasanya hanya memberi seadanya. Istilahnya yang penting nempel logo di jersey,” ujar Berto.

Menurutnya sponsor baru akan mau melirik atau mendanai jika tim dapat menjuarai kompetisi atau minimal bisa masuk ke semi final.

“Makanya target kita bagaimana caranya Persebata Lembata bisa jadi juara atau mencapai semifinal, supaya sponsor masuk tanpa perlu kita kesana kemari mencari sponsor, “Karena jangankan untuk klub liga 3, sekelas tim yang berlaga di liga 2 saja kadang susah cari sponsor. Itulah tantangan di Liga 3,”ungkap Barto Take.

Ia mengungkapkan, selama ini Persebata Lembata mendapatkan pendanaan dari sponsor utama yakni PT Bank Pembangunan Daerah NTT, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Kabupaten Lembata dan NBBN FC. Dan biaya yang dikeluarkan setiap bilan mencapai Rp 150 juta hingga Rp 200 juta, diluar gaji para pemain. Angkanya memang besar karena kita ingin fasilitas terbaik untuk pemain agar siap dan meraih hasil terbaik saat pertandingan,”jelas Berto Take.

Berto menambahkan, saat ini PT Persebata Lembata sedang berkomunikasi dengan Pemkab Lembata agar dapat mendukung Klub Persebata Lembata yang sedang berkompetisi di Liga 3.

Dalam pendekatan Klub mendapat respon positif dari Bupati Lembata yang didampingi oleh Kepala Dinas Porabud Kabupaten Lembata dan Kepala Badan Keuangan daerah Kabupaten Lembata.

Bupati Lembata dalam pertemuan tersebut Tegas menyatakan siap mendukung Tim Persebata Lembata yang berlaga di liga 3, kendati secara regulasi tidak bisa dibiayai dari APBD.

Menurut Bupati Lembata sepak Bola adalah bagian dari kebutuhan Masyarakat. Maka sebagai pemerintah daerah wajib memenuhi kebutuhan tersebut dengan mengambil Langkah taktis dan strategis dengan tetap memperhatikan regulasi yang ada.

Ia mengatakan, menjadi sponsor Persebata Lembata dalam gelaran liga 3  adalah Masyarakat Lembata untuk itu saya mohon dukungan semua Masyarakat Lembata Dimana saja berada agar dapat memberikan kontribusi dengan cara masing-masing,”ajak Bupati Kanis.

Singgung soal penggalangan dana yang dilakukan oleh Forum Peduli Persebata, Bupati Kanis, menjelaskan bahwa sebelumnya Forum Peduli Persebata Lembata sudah berdiskusi dengan Pemerintah Daerah, dan sebagai kepala daerah mengapresiasi Langkah yang dilakukan Forum, dengan harapan penggalangan dana tersebut tepat sasaran dan dapat membantu Tim persebata Lembata.

Dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Porabud menyatakan bahwa sebagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis  menerjemahkan hal yang disampaikan bupati, dan siap bersama PT Persebata Lembata bersinergi untuk mendukung tim Persebata Lembata,”ucap Apol Mayan.

Terkait Gaji pemain berto Take mengatakan total pemain yang terdaftar dalam Aplikasi SIAP sejumlah 30 orang dengan memberlakukan sistem kontrak layaknya klub profesional “Kita ingin Persebata Lembata lebih baik, kita benahi secara bertahap. Dimulai dari managerial tim, dimana pemain kita kontrak secara profesional,” terang Berto.

“Kontrak pemain dibagi dalam beberapa kategori, mulai dari spesial hingga grade 1. Kategori pemain itu dinilai berdasarkan line up. “Grade paling tinggi yakni spesial dengan nilai Rp 7 juta per bulan;

Berto take dalam pernyataan penutup kepada media, pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata, Pemerintah Provinsi NTT, Askab PSSI Lembata, Lomblen Mania, Forum Peduli Persebata, Saudara Feri Nababan selaku Sponsor NBBN FC, Paguyuban Lembata diSurabaya, komunitas Musisi Lembata, Donatur, Sponsor lainnya serta seluruh Masyarakat Lembata yang telah ikhlas memberikan dukungan baik moril maupun materil untuk Tim Persebata Lembata,”tutup Berto Take.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *