Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, A.P., M.T., mewakili Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, S.P., menghadiri Perayaan Syukur Pemberkatan Rumah dan Hidup Membiara yang diselenggarakan oleh Kongregasi Suster Jesus Maria Joseph (SJMJ) di Bukit Doa Watomiten, beberapa hari yang lalu.
Perayaan Ekaristi Kudus dalam nada syukur tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Dioses Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr. Acara syukuran ini juga menjadi momentum istimewa bagi dua suster yang merayakan. Syukur atas perjalanan panggilan hidup membiara, yakni Sr. Patricia Murray, IBVM yang merayakan 60 tahun hidup membiara, dan Sr. Natalia Wijaya, SJMJ yang merayakan 25 tahun hidup membiara.
Dalam perayaan syukur yang berlangsung penuh khidmat, Uskup Larantuka mengajak seluruh umat untuk meneladani karya Yesus yang mengubah air menjadi anggur, sebagaimana tertulis dalam bacaan Injil.

Uskup Fransiskus Kopong Kung menegaskan bahwa, mukjizat tersebut merupakan simbol kemuliaan Allah yang sanggup mengubah hal-hal yang tampak tidak mungkin menjadi kenyataan. “Bukit ini harus diubah menjadi berkat bagi banyak orang, diubah menjadi sumber kreativitas,” ungkap Uskup Larantuka.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, A.P., M.T, yang hadir mewakili Bupati Lembata, menyampaikan pentingnya semangat transformasi dalam kehidupan masyarakat. “Mengubah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin merupakan panggilan bagi kita semua untuk terus berinovasi, menghadirkan kebaikan dan kemuliaan Tuhan melalui karya nyata,”ujar Sekda Tapobali.
Pada momentum syukur ini,atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata, kami menyampaikan proficiat dan terima kasih kepada para suster yang telah mendedikasikan hidupnya bagi pelayanan kasih di tengah masyarakat. Pengabdian dan keteladanan para suster menjadi inspirasi bagi kami untuk terus bekerja dan melayani dengan tulus,”.
Ia menambahkan, kehadiran para suster dari Kongregasi Suster Jesus Maria Joseph (SJMJ) di Lembata merupakan bagian penting dari sejarah panjang pelayanan pastoral dan sosial gereja yang turut mendukung pembangunan manusia seutuhnya di daerah ini.
Acara syukur ini berlangsung penuh khidmat dan sukacita, dan dihadiri oleh para imam, suster dari berbagai kongregasi, frater, umat, serta undangan lainnya. Seusai misa pemberkatan, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah sebagai ungkapan syukur dan persaudaraan.