Paparkan 5 Program NTT Manyala, Elias Koa Sekertaris DPD Hanura; Minta Ema-Ema Lembata Dukung Paket Ansy -Jane dan Jimmy- Lukas

Sekertaris DPD Hanura Provinsi NTT Elias Koa hadiri pertemuan dengan ema-ema di rumah sekretaris DPC Hanura Lembata di bilangan Kota Baru kelurahan Lewoleba Tengah. Kehadiran Elias Koa ini tujuannya untuk bertemu langsung dengan kaum perempuan atau ema-ema di Lewoleba Lembata,”Saya datang di Lembata semata -mata ingin bertemu Ema-ema untuk mengkonsolidasikan paket kaka Ansy Dan ibu Jane yang adalah paket calon gubernur dan calon wakil gubernur NTT.

Hadir dalam kegiatan konsolidasi bersama Ema-ema Elias Koa, dalam sapannya kepada ketua dewan penasihat partai Hanura Lembata Yosep Meran Lagaor, sekretaris dan seluruh jajaran pengurus DPC Hanura kabupaten Lembata yang tersebar di 9 kecamatan.

Elias Koa dihadapan para hadirin mengucapkan terima kasih untuk bapa mama saudaraku sekalian yang pagi ini telah rela meluangkan waktu kesibukan untuk hadir dan duduk bersama keluarga besar partai Hanura untuk bercerita, membahas, mendiskusikan dan mengusik sedikit tentang masa depan orang Lembata 5 tahun kedepan. Tentu tidak lupa kita juga patut menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan yang maha kuasa karena atas kemurahannya kita semua diberikan kesempatan dalam keadaan sehat dan penuh dengan senyum gembira hadir di rumah DPC Hanura Lembata  ini,” kata Elias Koa.

Kehadiran saya ini mewakili ketua DPD partai Hanura NTT. saya hadir di Lembata untuk melakukan konsolidasi partai Hanura dalam menghadapi pilkada serentak tanggal 27 November 2024 yang akan datang. Meskipun di kabupaten Lembata partai Hanura tidak memiliki kursi di DPRD Lembata akan tetapi merujuk pada keputusan MK yang terbaru akhirnya partai Hanura   bisa mengusung calon kepala daerah. Sehingga berkaitan dengan pilkada serentak ini tentu sebelum kita menuju ke tanggal 27 November 2024 yang merupakan hari pemungutan suara maka sangat penting kalau partai Hanura melakukan konsolidasi dan persiapan dalam rangka memenangkan paket jagoan kita masing-masing,”ungkap Elias Koa

Menurut Elias di Lembata selama ini partai Hanura telah melewati sebuah pertimbangan yang maksimal dan kajian-kajian yang matang dari berbagai pihak sehingga partai Hanura akhirnya memutuskan menjatuhkan dukungan kepada paket Lembata Jaya nomor urut 1 yakni Dokter Jimmy Sunur dan Bapak Ir. Lukas Witak. Begitu juga kami di Provinsi mendukung apa yang diajukan dari teman-teman DPC kabupaten Lembata.

Selama ini DPD Hanura Provinsi sangat mengetahui atau memahami persis apa yang menjadi kebutuhan orang Lembata untuk 5 tahun kedepan. Dan kepada paslon siapakah orang Lembata harus menaruh harapan dan kepercayaan selama 5 tahun kedepan untuk diperhatikan dengan baik. Sehingga kebetulan calon bupati Lembata juga dokter maka saya boleh katakan kita memilih pemimpin itu sama halnya kita memilih obat. Kalau bapa mama sakit terus berobat di dokter yang sama selama 5 tahun apa masih mau tetap berobat di dokter yang sama,? Tentu bapa mama akan memilih alternatif yang lain untuk bisa sembuh.

Elias Koa kepada ema-ema Lembata menjelaskan track record paslon yang diusung partai Hanura di kabupaten Lembata kepada Dokter Jimmy ini orang luar biasa. Dan saya kira masyarakat Lembata akan menyesal kalau tidak menyia-nyiakan orang baik untuk menjadi pemimpin bagi bapa mama sekalian. Sehingga partai Hanura yang selalu berlandaskan ketuhanan yang Maha Esa ber idealis pancasila yang didalamnya ada etika, moral, kejujuran, keadilan. Jujur kepada diri sendiri ini, maka Bapa mama harus mengakui secara jujur diatas ya tidak diatas yang tidak. Jangan sampai kita saling berdusta sama yang lain.

Dikatakannya bahwa Kalau calon pemimpin dokter Jimmy dan Lukas Witak  ini orang baik kenapa kita tidak dukung. Jangan sampai bapa mama sekalian salah menggadaikan masa depan bapa mama untuk 5 tahun kedepan. Karena yang menderita dan susah adalah bapa mama di Lembata. Kalau pemimpinnya tidak memiliki hati yang bercahaya, hati yang bersinar untuk menaruh hati dan simpatisan kepada rakyat maka rakyat yang akan menderita. Untuk itu partai Hanura Lembata perlu melakukan konsolidasi paket untuk mulai memanaskan mesinnya. Dan kalau mesin sudah panas maka harus mulai bergerak untuk merangkul semua orang yang ada.

Kita harus dekati berbisik dari hati ke hati. Jangan bisik yang tidak -tidak tetapi bisik yang baik dari hati ke hati untuk sama-sama bersatu hati menyatukan dan mendukung menjatuhkan pilihan kepada orang yang tepat untuk 5 tahun kedepan,”Jelas Elias Koa

Berkaitan dengan pilkada Elias Koa menegaskan kepada teman-teman di DPC Lembata bahwa loyalitas itu nomor 1. Kemarin saya juga bersemangat dan memiliki keyakinan bahwa partai Hanura bisa dapat 1 kursi walaupun kita sudah berupaya keras untuk mendapat 2 kursi sampai 3 kursi tapi ternyata hasilnya berbeda dengan kenyataan tetapi tidak usah putus asa karena itulah dinamika politik. Dan untuk bisa mendapatkan kursi maka kepala harus terisi penuh perut harus terisi penuh isi dompet juga harus terisi penuh sehingga kita berjalan juga orang bisa tersenyum tulus dan ikhlas kepada kita. Kalau hanya kepala yang penuh  perut juga kosong maka  tidak bisa. Kalau isi dompet penuh perut kosong maka itu sama saja. Saya bicara karena saya juga menjadi korban. Saya seharusnya mendapat 66 ribu suara juga terakhir hanya dapat seribuan suara saja dan itu sangat menyakitkan tetapi itulah perjuangan politik.

Ia mengatakan bahwa yang paling penting adalah target kita untuk memenangkan paket Lembata Jaya di pemilukada 2024. Sehingga kedepan orang Lembata juga bisa sehat-sehat.

Elias Koa juga minta kepada seluruh struktur partai Hanura Lembata, harus bisa menyentuh semua orang karena pada pemilihan Legislatif  kemarin Hanura di Lembata mendapat perolehan suara hampi mendekat 3000 suara dan itu perlu disentuh, dirawat untuk bersama-sama bergerak guna memenangkan paket Lembata Jaya. Kalau semua sudah sepakat menjatuhkan pilihan kepada paket Lembata Jaya maka kita harus tegak lurus karena kalau di kabupaten pilihan kita di nomor 1 maka di Provinsi juga harus nomor 1. Jadi biar masyarakat yang di kampung yang kurang paham juga tidak keliru memilih karena mereka hanya menerima dua kertas suara maka akan lebih mudah untuk memilih,”urai Elias Koa.

Elias Koa menjelaskan untuk Paket di Provinsi yang diusung partai Hanura adalah paket kaka Ansy dan Jane Natalia yang diusung dari 22 kabupaten dan ada sekitar 12 kabupaten yang yang paslonnya sama-sama mempunyai nomor urut yang sama dengan kaka Ansy dan ibu Jane. Sehingga peluang menangnya lebih mudah dari paket yang lainnya.

Lanjut Elias Kenapa partai Hanura menjatuhkan pilihan kepada paket kaka Ansy Lema dan ibu Jane,? Karena dari semua calon yang ada baik yakni calon nomor urut 1, 2 dan nomor urut 3 ke tiga pasangan calon ini sangat dekat dan memiliki hubungan dengan semua tetapi kami selaku DPD Hanura Provinsi memilih yang layak dan lebih bersih. Minimal pemimpin itu bersih. Ibarat Ikan, kalau ikan sehat maka badanya pasti sehat semua. Kepala ikan bersih pasti leher dada dan ekornya pasti bersih semua. Tapi kalau kepalanya tidak bersih maka saya pastikan ikan itu tidak akan disentuh oleh mama-mama yang jago belanja,”ujar Elias Koa.

“Paket yang diusung oleh partai Hanura di tingkat Provinsi untuk pemilihan Gubernur adalah; kaka Ansy dan ibu Jane.”

Untuk diketahui Pak Ansy Lema ini sudah dua periode terpilih menjadi anggota DPR-RI di dapil NTT II. Figur ini dikenal sangat cepat melayani pemilih. Kalau pemilihnya minta traktor 1000 maka dia pasti kirim. Pemilih minta sapi 1000 juga pasti dia turunkan dan itu tidak melalui tender proyek. Kalau tender proyek maka saya punya pengurus partai ini hampir semuanya kontraktor tetapi kalau bicara soal proyek maka pasti kita bicara tentang fee. Kaka Ansy Lema itu orangnya bersih kami sesama politisi jadi kami saling tahu bahkan tidak ada yang tertutup diantara kami,”beber Elias Koa

Begitu juga Ibu Jane, kaka Jane ini sekolah SMA di Inggris, kaka Jane melanjutkan S 1 dan S2 di Amerika. Beliau menghabiskan masa mudanya selama 20 tahun di Amerika, Inggris, Prancis Norwegia, Brasil dan terakhir di Singapura. Setalah itu kaka Jane kembali ke Jakarta dengan  tujuan untuk membangun bisnis orang tuanya. Jane seorang pengusaha setiap bulan Ia menggaji karyawannya sebanyak 1200 orang. Bayangkan saja kalau di pulau Jawa UMR 4 juta maka setiap bulan pengeluaran hampir 5 Miliar untuk membayar karyawannya.  Artinya di NTT yang miskin ini tidak ada uang yang perlu dia curi lagi. Ibu Jane juga bukan orang asing di NTT, ibu Jane ini neneknya orang Sabu Sumba. Kaka Jane adalah perempuan yang ke dua maju bertarung di NTT.

Kalau 2018 itu ada Marianus Sae dan Ibu Emi Nomleny maka kali ini ada kaka Ansy Lema dan Ibu Jane Natalia. Saya kira tidak ada yang mustahil karena pepatah mengatakan demikian disamping laki-laki yang hebat ada perempuan yang jauh lebih hebat,”ungkap Elias Koa

Dan partai Hanura sangat menjunjung tinggi dan menghormati kaum perempuan di NTT. Untuk itu perlu kita beri ruang yang sama dengan laki-laki, untuk mengurus dan melayani masyarakat NTT. Dan tanpa kira sadari bahwa pemilih perempuan paling banyak di Ntt, kalau perempuan mau mendukung figur perempuan maka siapa yang mau berani lawan perempuan di NTT, ”ujar Elias Koa.

Menurutnya, Partai Hanura memutuskan untuk mendukung figur perempuan untuk bisa mendampingi kaka Ansy Lema. Memang sebelumnya ketua DPD  Hanura NTT kita persiapkan untuk maju dan sudah kami sosialisasikan di seluruh kabupaten kota utuk maju bertarung menjadi calon Gubernur. Tetapi karena dalam perjalanan pak ketua DPD mempertimbangkan bahwa pilkada serentak ini  bertepatan dengan ada beberapa kader partai juga yang maju menjadi calon bupati dan calon wakil bupati dibeberapa kabupaten. Sehingga kalau ketua DPD provinsi juga maju bertarung menjadi wakil Gubernur maka siapa lagi yang akan memimpin partai ini untuk memperhatikan seluruh pengurus partai. Dan akhirnya beliau dengan iklas dan rela mundur dan memberi mandat kepada ibu Jane Natalia untuk maju menjadi calon wakil Gubernur. Mandat yang diberikan ini semata-mata untuk membesarkan partai Hanura,”ungkap Elias Koa

Kita harus bangga karena partai Hanura bukan partai kecil. Memang di Lembata partai Hanura tidak ada kursi tapi secara keseluruhan di Ntt partai Hanura memiliki 49 kursi di DPR. Di Provinsi kita juga merebut 4 kursi dan di seluruh kabupaten di NTT kita memilik 45 kursi. Ada kabupaten yang kita mendapat 1 kursi, 2 kursi, 3 kursi dan bahkan sampai 5 kursi dan menempati  ketua DPR yaitu di kabupaten Sumba Barat. Kabupaten Sumba Barat itu seperti di Lembata kali lalu mereka 1 kursi dan kali ini mereka 5 kursi. Dan Hanura menjadi partai pemenang di kabupaten Sumba Barat. Sehingga kali ini calon bupati Hanura dan calon wakil Bupati di Sumba Barat  juga dari partai Hanura maka saya pastikan di kabupaten Sumba Barat akan menang. Begitu juga calon Gubernur dan wakil gubernur  Ntt pasti pemenangnya juga dari Partai Hanura yaitu kaka Ansy Lema dan kaka Jane Natalia.

Berikut kita intip 5 program unggulan dari paket Kaka Ansy dan Jane Natalia yakni; 5 Program NTT Manyala. Menyala yang pertama adalah Ntt yang bersih melayani. Artinya NTT yang bersih melayani ini menitikberatkan pada pernyataan NTT yang bersih dan sehat karena yang selama ini di kantor gubernur siapa yang berkuasa maka golongan orang-orangnya diprioritaskan sedangkan yang tidak dikenal itu menjadi prioritas kesekian, hal ini yang menjadi motivasi dari pada kaka Ansy dan Jane Natalia untuk program NTT Manyala yang bersih dan melayani. Tujuannya kalau gubernurnya bersih maka sudah tentu wakil gubernurnya juga bersih dan  para pejabat-pejabat juga harus bersih. Kalau pejabat yang tidak bersih maka dibakar saja karena sudah manyala.

Manyala yang kedua adalah; NTT sehat, cerdas dan berkarakter ini tujuannya pemerataan kesehatan dan pendidikan. untuk mewujudkan spirit manusia yang laudato Si’ berbudaya inklusif toleran dan kreatif.

Menyala yang ke 3 adalah NTT Maju ini merupakan program utama atau unggulan  dari kaka Ansy yang selama ini selalu diperjuangkan selama 5 tahun menjadi anggota DPR-RI dan pada periode kedua juga dipertahankan oleh masyarakat di dapil NTT II yakni program Nelayan Tani dan Ternak. Program ini menjadi fokus kaka Ansy, karena dari data statistik Ntt menurun dengan angka kemiskinan 70-75%.  Ini yang perlu diperhatikan terhadap masyarakat yang bermata pencaharian Nelayan Tani Ternak. Program ini harus di sentuh langsung dan diperdayakan minimal pertumbuhan ekonominya berubah. Sehingga angka kemiskinan pasti akan menurun.

Program yang ke 3, NTT Maju  yang diprioritaskan kepada Nelayan Tani dan Ternak. Dan program ini sudah dibuat oleh kaka Ansy selama 5 tahun menjadi anggota DPR-RI di dapil Timor Sabu Rote dan Sumba.

NTT Manyala yang ke 4 adalah Ntt pertiwi. Ntt pertiwi ini untuk  penghormatan terhadap kaum perempuan Ntt guna mewujudkan perempuan yang  sejahtera.
Program menyala yang ke 5 adalah NTT Terkoneksi maksudnya  adalah membangun infrastruktur baik di laut dan darat agar semua lancar. Sehingga apa yang menjadi keunggulan di kabupaten bisa dengan muda dijual ke Kupang dan ke luar NTT Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Papua yang mana pasarnya mungkin jauh lebih menjanjikan. Demikian 5 program Manyala kaka Ansy Lema dan Ibu Jane Natalia.

Sebelum menutup pertemuan dengan ema-ema Kembali Elias Koa menegaskan terhadap teman-teman di DPC Hanura teruslah bersama mama-mama yang ada untuk terus mengkampanyekan kaka Ansy -Jane minimal didalam rumah, tetangga sekitarnya. Saya yakin kalau dari tetangga akan menyebar terus sampai ke bagian barat dan akan tembus sampai di Nagawutung dan yang bagian Timur akan sampai di Buyasuri  Kedang. Kita harus yakin bisa karena gosip yang hanya bisik-bisik saja bisa keluar sampai di Kupang masa ini gosip yang positif tidak bisa sampai diujung timur dan barat. Besar harapan kami meskipun Hanura Lembata tidak ada kursi di DPR akan tetapi partai Hanura Lembata mampu memenangkan paket di  Lembata. Partai Hanura kali ini tidak bermain-main dengan anggota pengurus prinsipnya yang tidak loyal silakan cari rumah lain cari baju lain juga tidak masalah. Partai Hanura butuh kader yang loyal dan setia. Karena ketika kita sama-sama setia, kita sama-sama jujur maka berkat dan rejeki itu pasti akan datang,”tandas Elias Koa

Elias juga berharap agar usai kegiatan konsolidasi ini seluruh pengurus partai sampai PAC harus bergerak secara masif dan mulai menyebarkan atribut lainya. Mesin partai  harus sudah mulai bergerak. Sehingga setiap minggu  harus ada laporan pekerjaan.

Ia pun  mengingatkan ketika menjalankan misi kemenangan paket kaka Ansy Lema  dan ibu jane Natalia. Harus segera sampaikan supaya kita laporkan  ke ibu Jane. Termasuk dengan laporan dari dukungan perempuan dukung perempuan.

Kaka Jane ini orang baik karena orang Lembata di rumah aspirasi juga beliau perhatikan sehingga kami bukan hanya sekedar datang untuk membujuk orang Lembata untuk dukung kaka Jane tapi kaka Jane Natalia sudah membuktikan bahwa walaupun beliau belum pernah datang ke Lembata tapi sudah berbuat untuk Lembata. Karena ada banyak anak Lembata yang sudah dipekerjakan di rumah aspirasi kota Kupang. Sehingga besar harapan saya mewakili ketua DPD Hanura Ntt untuk kita satu hati menggunakan Nurani yang terdalam dan bercahaya agar bisa membedakan mana pemimpin yang baik sesuai dengan hati nurani bapa mama sekalian.

“Cahaya sinar yang ada di hati bapa mama harus dipakai untuk menghalau tawaran-tawaran setan yang akan keluar masuk rumah. Saya yakin menjelang hari H ada banyak tawaran sepeda motor, tawaran traktor, tawaran beras, tawaran kopi gula, tawaran amplop tipis tebal itu pasti akan berseliweran dimana-mana. saya yakin bapa mama sudah berpengalaman dan bukan baru kali ini mengikuti pemilukada. Kalau kita pilih pemimpin  seperti itu maka hilang sudah harga diri kita sesuai dengan nilai uang yang kita terima.  Kita semua yang hadir hari ini merupakan agen-agen  tim khususnya kaka Ansy – ibu Jane dan Dokter Jimmy-Lukas Eitak. Saya percaya kemenangan ada di pihak kita. Ansy Lema -Jane Natalia dan Jimmy-Lukas  manyala kaka, Manyala Reu,”Tutup Elias Koa.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *