Gunung Ili Lewotolok Meletus, Semburkan Abu 500 Meter ke Arah Barat

LEMBATA – Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi pada Selasa (16/9/2026) pukul 13:14 WITA.

 

Berdasarkan laporan data Volcanic Eruption Notice MAGMA Indonesia PVMBG, tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak atau ± 1.923 meter di atas permukaan laut.

 

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22.1 mm dan durasi ± 49 detik,” terang Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok.

 

Saat ini status Gunung Ili Lewotolok masih berada pada Level II (Waspada).

 

Dengan demikian pihak PVMBG merekomendasikan kepada  masyarakat, pengunjung, pendaki dan wisatawan untuk tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas, dan radius 3 km untuk sektor selatan dan tenggara.

 

Selain itu masyarakat juga diminta mewaspadai potensi guguran lava dan awan panas di sektor selatan dan tenggara, sektor barat, serta sektor timur laut.

 

Bagi warga di sekitar gunung diimbau memakai masker pelindung mulut dan hidung, serta menutup tempat penampungan air bersih agar terhindar dari paparan abu vulkanik.

 

Kepada Pemerintah daerah dan masyarakat diminta tetap berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung.

 

Perkembangan aktivitas dapat dipantau melalui aplikasi/website Magma Indonesia http://magma.esdm.go.id dan media sosial Badan Geologi,”demikian laporan yang ditulis pihak KESDM, Badan Geologi, PVMBG.***

 

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *