10 Qori-Qoriah Lembata Siap Berlaga di MTQ NTT 2026: Tilawah, Fahmil, dan Syarhil

LEWOLEBA – Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, secara resmi melepas 10 qori dan qoriah yang akan mewakili Kabupaten Lembata di MTQ ke-31 Tingkat Provinsi NTT, 23-28 Juni 2026 di Kabupaten Nagakeo. Pelepasan berlangsung di Aula KUA Kecamatan Nubatukan, Jumat 19/6/2026.

 

Sepuluh duta Al-Qur’an itu akan berlaga di tiga cabang lomba: Tilawah Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, dan Syarhil Al-Qur’an. Dalam sambutannya, Wabup Nasir berpesan agar kontingen menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga nama baik daerah di setiap lantunan ayat.

 

Wabup Nasir menekankan MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tapi syiar Islam dan cermin akhlak peserta. Ia meminta para qori-qoriah tampil maksimal namun tetap rendah hati, karena kemenangan sejati adalah membawa pulang prestasi sekaligus kehormatan bagi Lembata.

 

“Junjung sportivitas, jaga adab, dan rawat nama baik Lembata. Kalian bukan hanya mewakili diri, tapi mewakili 140 ribu masyarakat Flobamora yang beragama Islam,” pesan Wabup Nasir kepada kontingen.

 

Turut hadir dalam kegiatan pelepasan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, Jamaludin Malik, S.Ag., Kepala KUA Kecamatan Nubatukan, Ketua dan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lembata, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

 

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera LPTQ oleh Wakil Bupati Muhamad Nasir kepada Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Lembata, H. Abd Aziz Djou, sebagai simbol kesiapan kontingen membawa nama daerah ke ajang tingkat provinsi.

 

Ketua LPTQ Kabupaten Lembata, Said Kopong, S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa kontingen yang diberangkatkan tahun ini memang lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya karena keterbatasan anggaran. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis para peserta mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama Kabupaten Lembata.

 

Ia menjelaskan, selama ini Lembata kerap menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam beberapa cabang lomba MTQ tingkat provinsi. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama masa pembinaan.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Muhamad Nasir menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga wadah untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, akhlak, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kontingen ini. Keikutsertaan saudara-saudara dalam MTQ merupakan amanah mulia sebagai duta daerah sekaligus duta Al-Qur’an,” ujarnya.

 

Nasir berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti perlombaan. Ia juga meminta para peserta bertanding dengan penuh semangat, sportivitas, dan keikhlasan, serta menjaga nama baik Kabupaten Lembata di hadapan peserta dari seluruh kabupaten/kota se-NTT.

 

“Prestasi tentu menjadi harapan kita bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat menunjukkan karakter yang baik, menjaga nama baik daerah, serta mempererat persaudaraan dengan seluruh peserta dari daerah lain,” katanya.

 

Dengan pelepasan tersebut, 10 qori dan qoriah Kabupaten Lembata siap mengikuti MTQ ke-31 Tingkat Provinsi NTT di Kabupaten Nagekeo. Selain diharapkan meraih prestasi, para peserta juga diminta menjaga nama baik daerah dan mempererat persaudaraan dengan peserta dari kabupaten/kota lain di Nusa Tenggara Timur.*ProkompimPemkabLembata*

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *