Kegiatan gotong royong membersihkan pesisir pantai untuk menjaga ekosistem laut, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan mendukung pariwisata. Aksi ini dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lembata yang bertepatan dengan Hari Bakti Pemasyarakatan. Tujuan daripada kegiatan gotong royong ini untuk menjaga kebersihan agar wilayah pesisir pantai tetap indah.
Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, seluruh jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lembata melaksanakan kegiatan bersih-bersih fasilitas umum. Kegiatan baksos ini di dipusatkan di kawasan Pantai Wulon Luo eks Harnus, Kamis (09/04).
Kegiatan dimulai sejak pukul 07.30 hingga 09.00 WITA ini melibatkan para pejabat struktural, seluruh pegawai, peserta magang, serta perwakilan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Lembata, Carles Lakabela.
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta mengikuti apel pengarahan yang dipimpin oleh Plh. Kepala Lapas.
Carles Lakabela dalam arahannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga fasilitas umum.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian baik dari petugas maupun warga binaan terhadap lingkungan sekitar, sekaligus menjadi sarana pembinaan yang positif bagi Warga Binaan Pemasyarakatan,” ujar Carles Lakabela dalam sambutannya.
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan ini meliputi pembersihan area bibir pantai dari sampah plastik serta pembersihan area parkiran pengunjung dari semak belukar yang mengganggu kenyamanan. Seluruh peserta tampak antusias dan bekerja sama dalam membersihkan area yang menjadi salah satu destinasi masyarakat Lembata.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari para petugas kebersihan pantai yang turut membantu dalam proses pengangkutan sampah menggunakan truk menuju tempat pembuangan akhir.
Melalui kegiatan ini, Lapas Lembata tidak hanya berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta pembinaan karakter bagi warga binaan agar dapat berperan positif di tengah masyarakat.***