Perkuat Pelayanan Pastoral Uskup Larantuka Umumkan  Deken Baru Periode 2026- 2031 di 3 Wilayah 

Keuskupan Larantuka, yang mencakup wilayah luas di Flores Timur, kembali menata struktur kepemimpinan pastoralnya. Melalui Surat Keputusan Uskup Larantuka No: KL 139/V.3/III/2026, ketiga imam keuskupan Larantuka ini resmi diangkat sebagai Deken wilayah untuk masa jabatan lima tahun, terhitung sejak 20 Maret 2026 hingga 20 Maret 2031.

 

Berikut Nama-Nama Deken Wilayah Baru:

 

RD. Lukas Laba Erap Deken Wilayah Larantuka.

RD. Aloysius Dore Deken Wilayah Adonara.

RD. Blasius Masang Kleden Deken Wilayah Lembata.

 

Penunjukan ini dilakukan setelah melalui pertimbangan pastoral, hasil voting kolegialitas imam, serta merujuk pada ketentuan hukum kanonik Gereja Katolik.

 

Dalam surat keputusan tersebut, Uskup menegaskan beberapa alasan penting dalam penugasan  yakni: Efektivitas dan efisiensi pastoral: Wilayah Keuskupan Larantuka sangat luas, sehingga diperlukan koordinasi melalui deken wilayah.

 

Semangat Konsili Vatikan II: Deken berfungsi memperkuat kesatuan antar-paroki dan mempermudah koordinasi pelayanan pastoral.

Kriteria imam yang layak: Berdasarkan Kanon 508–522, imam yang dipilih harus memiliki integritas ajaran, kehidupan yang baik, serta kecakapan pelayanan.

 

Sebelum pengangkatan ini, beberapa deken wilayah sebelumnya telah dibebaskan dari tugas, seperti RD. Adeodatus Hendrikus Leni (Deken Larantuka), RD. Lazarus Laga Koten (Deken Adonara), dan RD. Aloysius Dore yang sebelumnya menjabat sebagai PLT Deken Adonara.

 

Keputusan baru ini sekaligus menegaskan arah kepemimpinan pastoral yang lebih terstruktur.

 

Pengangkatan deken wilayah baru ini diharapkan membawa dampak positif:

 

Koordinasi lebih baik antar-paroki di Larantuka, Adonara, dan Lembata.

 

Pelayanan umat lebih terarah dengan adanya pemimpin wilayah yang jelas.

 

Penguatan identitas Gereja lokal di Flores Timur, yang dikenal sebagai salah satu pusat tradisi Katolik di Indonesia.

 

Selain itu, keputusan ini juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan Gereja, seiring dengan pergantian uskup dari Mgr. Fransiskus Kopong Kung kepada Mgr. Yohanes Hans Monteiro pada tahun 2026.

 

Dengan ditetapkannya tiga deken wilayah baru, Keuskupan Larantuka menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan pastoral.

 

Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, namun tetap membuka ruang untuk ditinjau kembali jika ada kebutuhan mendesak di kemudian hari.

 

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Gereja Katolik di Keuskupan Larantuka terus beradaptasi dengan tantangan zaman, tanpa meninggalkan semangat pelayanan kasih yang menjadi inti misi pastoral.***

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *