146 Mahasiswa Muhammadiyah Kupang KKN di Lembata, Bupati Kanisius; Pesan Tinggalkan Hasil Positif Untuk Pembangunan Lembata Yang Lebih Sejahtera

Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK) secara resmi mengutus sebanyak 146 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kabupaten Lembata. Kehadiran para mahasiswa ini disambut baik oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, yang didampingi Plt. Asisten II dan Kepala BKPSDM di halaman Kantor Bupati senin pagi. Kegiatan KKN ini dilaksanakan selama periode Juli hingga September 2025, di tujuh desa di lima kecamatan.

Koordinator Mahasiswa KKN UMK, dalam sambutannya menyampaikan semangat dan kesiapan seluruh peserta: “Kami para mahasiswa menyadari bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari tanggung jawab akademik dan sosial kami. Melalui program KKN ini, kami berkomitmen untuk terlibat aktif, membaur dengan masyarakat, dan bersama-sama mencari solusi atas permasalahan yang ada, khususnya terkait kemiskinan dan stunting,”ungkapnya.

Wilayah sasaran KKN meliputi:

Kecamatan Ile Ape: Desa Kolipadan dan Desa Beutara, Kecamatan Lebatukan: Desa Merdeka, Kecamatan Nubatukan: Desa Lite, Kecamatan Omesuri: Desa Walangsawa dan Desa Wailolong

Kecamatan Buyasuri: Desa Wowong.

Sementara itu dalam sambutan Bupati Kanisius Tuaq menyampaikan, selamat datang dan terima kasih kepada para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kupang yang nanti akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lembata. ” sebagai Pemerintah tentunya Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tugas akademik semata, tetapi juga menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan yang bermanfaat bagi pembangunan daerah, khususnya dalam menghadapi tantangan kemiskinan dan stunting.”

“Saat ini, angka kemiskinan di Lembata tercatat sebesar 24,7% (2024), sementara dalam penanganan stunting, Lembata berada di posisi kedua terbaik se-NTT. Ini adalah capaian yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.

Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, membawa semangat perubahan, dan meninggalkan kenangan serta hasil positif bagi Lembata. Selamat menjalankan KKN, mari bergerak bersama untuk Lembata yang lebih sejahtera,” ujar Bupati Lembata.

Ia berharap kiranya Program KKN Universitas Muhammadiyah KupangĀ  2025 ini bukan hanya tentang program kerja, tetapi tentang menjalin kedekatan, memahami kebutuhan masyarakat, dan menyusun solusi bersama yang sederhana namun berdampak demi tercapainya tujuan pembangunan di Kabupaten Lembata.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *