Wakil Bupati Lembata, H. Muhammad Nasir, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tagawiti, Kecamatan Ile Ape. Kegiatan ini hadir juga Asisten I, jajaran OPD terkait, aparat desa, serta sejumlah warga setempat.
Peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) ini, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata dalam mendukung Program Strategis Nasional yang bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pendidikan.
Sekolah Rakyat hadir sebagai sarana pendidikan berbasis kerakyatan yang mengintegrasikan pendekatan sosial dan ekonomi, terutama bagi masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Dalam sesi dialog bersama masyarakat yang berlangsung di Balai desa namang Holoriang, Camat Ile Ape, Laurensius Lebe, menyampaikan bahwa masyarakat merespons secara positif pembangunan Sekolah Rakyat ini. Beberapa koordinasi di tingkat desa juga telah mulai dilakukan guna mendukung kelancaran proses pembangunan Sekolah Rakyat.
Salah satu Perwakilan warga Desa menyampaikan bahwa, dukungan dan aspirasi mereka, termasuk harapan agar keberadaan Sekolah Rakyat ke depan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati menegaskan, pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Buah dari keheningan adalah doa, buah dari doa adalah iman, dan buah dari iman adalah pelayanan. Karena pelayanan merujuk pada kebersamaan,”ungkap Wabup Nasir.
Wakil Bupati juga menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini merupakan salah satu Program Strategis Nasional yang difasilitasi pemerintah daerah. Sekolah Rakyat ini akan berkolaborasi dengan kurikulum Pendidikan Nasional, Kementerian Sosial dan Kementerian Agama.
Pembangunan sekolah rakyat ini adalah langkah nyata untuk membentuk karakter generasi penerus yang lebih baik. Tidak hanya menyasar pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari program perubahan sosial dan ekonomi masyarakat. Akan tetapi pendidikan adalah kunci mengangkat kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.