Wujudkan Pembangunan Merata, Bupati dan Wabup Lembata; Resmikan Sumur Bor di Nagawutung

Di tengah terik matahari tepatnya di Kecamatan Nagawutung, suara air yang menyembur dari kran sumur bor terdengar seperti nyanyian harapan bagi warga Desa Ria Bao dan Duawutun. Pengresmian air yang mengalir di Nagawutung menjadi hari bersejarah ketika Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dan Wakil Bupati, H. Muhammad Nasir, hadir bersama warga masyarakat Nagawutung meresmikan sumur bor hasil kolaborasi antara BPBD Lembata dan TNI.

Penantian air bersih di Kecamatan Nagawutung akhirnya bisa membuat warga masyarakat tersenyum bahagia, karena setelah bertahun-tahun warga bergumul dengan keterbatasan air.

Ini sebagai bukti bahwa bukan sekadar soal infrastruktur, namun tentang bagaimana kehadiran dan peran pemerintah, tentang kepedulian, dan lebih dari itu, tentang sebuah solidaritas kepemimpinan.

Dalam sambutan Wakil Bupati Lembata H. Nasir Laode mengungkapkan bahwa, hari ini pemerintah telah mengirim pesan kuat kepada publik, bahwa tidak ada ego dalam memimpin Lembata. Yang ada hanyalah komitmen dan kekompakan. Pemerintahan yang cair, harmonis, dan saling melengkapi.

“Kami datang bukan sekadar meresmikan sumur, tapi membawa harapan. Di balik air yang mengalir ini, ada janji bahwa negara tidak pernah absen,” ujar Wakil Bupati Nasir.

Kegiatan Peresmian air bersih ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Petrus Kanisius Tuaq, sekaligus serah terima aset sumur bor dari pemerintah daerah kepada pemerintah desa.

Momentum tersebut nampak terlihat masyarakat setempat terharu ketika Kran air dibuka dan air jernih langsung menyembur deras dari pipa kran yang mengalir. Warga Nagawutung  bersorak, wajah mereka menyiratkan rasa syukur yang mendalam.

Turut hadir, Kalak BPBD Lembata, Andris Koban, Perwira Penghubung Kodim 1624 Flotim/Lembata, Kapospol Nagawutung, beberapa Kepala OPD, Camat Nagawutung, personil TNI/Polri serta tokoh masyarakat setempat.

Setelah acara peresmian air bersih, rombongan Bupati dan Wakil Bupati Lembata langsung meninjau Puskesmas Nagawutung. Hal ini menegaskan bahwa pembangunan tak bisa dilihat sepotong-potong. Air bersih dan layanan kesehatan adalah satu kesatuan dalam menjamin hak dasar masyarakat.

Hari ini terbukti ketika air mengalir di kecamatan Nagawutung. Sebagai bukti mengalirnya kepercayaan warga. Kepercayaan bahwa selama Bupati dan Wakil Bupati melangkah bersama, pembangunan di Lembata tidak akan mandek.

Kekompakan dua pemimpin ini telah menjelma menjadi energi pembangunan yang nyata di tengah masyarakat.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *