Bekuk Putra Plaosan 2-1, Persebata Lembata Berhasil Meraih 7 Poin dan Lolos Ke Babak 32 Besar Liga 4 Nasional.

Turnamen liga 4 Nasional berlangsung di lapangan I. Gusty Ngura Rai pertandingan bergengsi liga 4 nasional dimulai pukul 16-00 Wita, nampak terlihat peforma Mesin pemain persebata terlambat panas. Di 15 menit pertama jalannya pertandingan. Laskar Persebata cenderung tampil bertahan. Sementara Putra Plaosan cukup memnguasai  skema permainan dari kaki ke kaki di setengah lapangan. Sekalipun menguasai pertandingan, laskar plaosan tidak mudah menembus lini pertahanan Persebata. Hasil gempuran Putra Plaosan ini hingga Pada menit 14 terjadi, sepakan keras pemain Plaosan di luar kotak penalti mampuh menggetarkan jala Rino Namang.

Setelah tertinggal, Persebata mulai menaikkan tempo permainan. Melalui umpan-umpan panjang ke sisi sayap, beberapa peluang tercipta namun belum berbuah gol.

Laskar Persebata terus mencoba melakukan serangan ke lini pertahanan para pungga Putra Plaosan ini Melalui satu skema serangan balik, umpan dari Imran Hamsi berhasil dituntaskan sang striker pembunuh, Ronald Sambi. Persebata berhasil menggandakan keunggulan setelah bola rebound hasil sepakan kaki kiri Ari Dulimaking berhasil dituntaskan Imran Hamsi. Persebata berbalik unggul 2-1 atas Putra Plaosan hingga jeda para pemain turun minum.

Kendati laskar Persebata mendapat sorotan dari publik terkait Pola permainan akan tetapi tidak membuat surut perjuangan Para Laskar Persebata. Perjuangan para laskar ini sangat bagus karena lebih mengutamakan tim, sepanjang 45 menit babak pertama mulai dikurangi. Persebata bermain cukup efektif di babak pertama.

Dengan demikian Finalis Liga 4 Seri Provinsi Nusa Tenggara Timur, Persebata Lembata kini berhasil melanjutkan trend mayor dipentas nasional yang tergabung dalam grup P. Atom Songge bersama kolega berhasil menuntaskan tiga laga tanpa disentu kekalahan.

Laskar Persebata telah membuktikan dirinya dengan pola bermain imbang saat bermain berhadapan tim  Persigubin Pegunungan Bintang Papua dengan skor 1-1. Dan Menaklukan Persemal Malinau lewat aksi comeback 4-3 dan membekuk Putra Plaosan 2-1,  juga melalui drama comeback epik.

Persebata meraih dua kemenangan dan sekali meraih hasil seri. Mencetak 7 gol,  kemasukan 5 gol dan mengemas 7 poin.

Para punggawa Sembur Paus Persebata Lembata ini patut mendapat apresiasi karena berhasil mengunci Putra Plaosan di babak 32 besar liga 4 seri Nasional. Laskar Persebata kini menjadi kebanggaan bagi masyarakat NTT pada umumnya dan masyarakat Lembata khususnya.

Kendati ada sedikit celah-celah keritikan yang bermain terbuka dan  cukup lebar di tubuh Persebata selama 90 menit pertandingan ketika berhadapan dengan tim laskar Plaosan.

Patut diakui  diawal pertandingan melawan Putra Palosan, Persebata Lembata meskipun mendapat gempuran pola permainan dari kaki ke kaki untuk dapat melewati Persebata. Namun ritme permainan ini sepenuhnya dapat dikuasai tiga gelandang Persebata, Adepa Sulaona, Rusli Dulimaking dan Pican Wuwur. Ditambah kehadiran Fandi di babak kedua membuat laskar Putra Plaosan tidak dapat menghentikan skema serangan dari lini tengah. Putra Plaosan kembali menggempur serangan bermainan dari sisi sayap namun dapat dihadang  oleh Asten dan Atom Songge dengan baik.

Persebata Lembata mendapat  peluang yang bisa dikonversi dengan mencetak gol sebanyak 5-6 kali. Seandainya bisa dimaksimalkan maka Persebata akan sangat perkasa liga bergengsi ini.

Besar harapan untuk para laskar Persebata Lembata, kedepan tim pelatih harus benar-benar bisa mengevaluasi pola permainan Persebata pada lini depan mengingat pada fase 32 besar nanti, tensi permainan akan semakin meningkat dan setiap peluang harus dimaksimalkan menjadi gol. Untuk itu teruslah berbenah secara keseluruhan karena perjalanan belum berakhir dan tetap semangat untuk meraih kemenangan.

 

 

 

 

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *