Paket Tunas Siap Bekerja Maksimal Sejahterakan Masyarakat Lembata 

Kamis 29 Agustus merupakan hari yang sudah di tetapkan sebagai hari terakhir pendaftaran peserta paslon kepala daerah  kabupaten Lembata. Kali ini calon Bupati  Lembata Kanisius Tuaq bersama calon wakil Bupati Nasir Laode (Paket Tunas) yang diusung dari  partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Amanat Nasional (PAN)    mendatangi gedung KPU Lembata untuk mendaftarkan paket Tunas mengikuti kontestasi  pemilihan kepala daerah di kabupaten Lembata pada 27 November 2024 yang akan datang.

Dihadapan ketua KPU bersama seluruh anggota calon bupati Lembata Kanis Tuaq menyampaikan bahwa  kehadiran paket Tunas bersama tim partai pendukung  dan simpatisan di gedung KPU ini untuk mengikuti acara yang mulia ini.

Hadir Ketua KPU Hermanus Tadon bersama anggota, Bawaslu, tim pemantau dan para pimpinan partai pengusung paket Tunas yakni  ketua partai Nasdem Lembata, ketua partai PAN bersama pengurus,  Kapolres Lembata yang diwakili Waka Polres  bersama seluruh jajaran anggota polres Lembata dan para pendukung paket Tunas.

Terima kasih Kepada ketua KPU bersama anggota yang sudah menerima kami sejak awal mulai dari proses penerimaan pendaftaran  hingga ke dalam ruangan aula KPU Lembata yang ditandai dengan pengalungan selendang.  kami bersama tim sangat berterima kasih dan mohon maaf  apabila kehadiran kami tidak tepat waktu

Dihadapan ketua KPU dan anggota, Kanis Tuaq mengajak seluruh masyarakat Lembata untuk bisa  sama-sama menjaga pilkada ini dengan senang dan riang gembira.

Paslon bupati Lembata Kanis Tuaq menegaskan bahwa paket Tunas tentu punya pengalaman banyak dan paket Tunas sangat cocok karena  pak Nasir Laode ini adalah anak nelayan yang bergelut di dunia usaha yang mengerti baik tentang laut sehingga urusan laut itu jelas pak Nasir sangat paham. Sementara saya selama ini di birokrat di dinas pertanian peternakan dan perkebunan. Kami maju  ini karena ada banyak kesamaan, dan saya yakin kalau paket Tunas direstui untuk memimpin Lembata maka  kami akan bersama-sama untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik,”ujar Kanis Tuaq

Menurut Kanis Tuaq, di kabupaten Lembata saya menamainya kabupaten  (NTT)  Nelayan Tani dan Ternak dan  itu yang akan kami kerjakan. Dan kedepannya paket Tunas  akan melakukanya. Kita akan  konsentrasi terhadap budidaya laut yang selama ini sudah  berjalan,  budidaya yang dimaksud adalah pengelolaan lahan, infrastruktur, jalan usaha tani yang selama ini sedang berjalan. Sehingga yang perlu kita fokus adalah hilirisasi. Kalau pengelolaan lahan contoh; mente selama ini kita melalukan pengiriman secara glondong padahal kita harusnya bisa mengelola menjadi kacang mete. sehingga ke depan kita akan melakukan  pengelolaan mete menjadi kacang. Hal ini tentu bisa berdampak pada pendapatan ekonomi masyarakat begitu juga dengan  sektor lainya yang sesuai dengan mandatori dari Pemerintah Pusat.,”kata Kanis Tuq

Paket Tunas tentu berharap Mudah-mudahan Tuhan dan leluhur merestui niat pengabdian kami ini sehingga kami akan  bekerja maksimal  untuk meningkatkan pendapatan  ekonomi masyarakat Lembata.

Sementara Nasir Laode  calon wakil bupati kepada media menambahkan bahwa terkait pembangunan kabupaten Lembata itu sudah menjadi tanggung jawab kita bersama bahkan termasuk teman-teman media. “Kita semua adalah agen pembangunan Lembata.

Saya mau mendampingi pak kanis karena saya tahu pak kanis ini kurang lebih tiga pulu tahun berkiprah di dunia birokrasi dan selama ini pak Kanis tidak bermasalah dengan persoalan apapun. Dan saya sendiri anak nelayan yang selama ini bergerak  di dunia usaha tentu ada banyak hal krusial yang perlu kita kerjakan. Sebagai putra yang lahir di tanah Lembata kita tentu wajib memberikan kontribusi positif untuk seluruh masyarakat Lembata. Terkait data kemiskinan di kabupaten Lembata yang kita ketahui ada sekitar 24, 7 angka ini terkonsentrasi di nelayan dan ternak. Dan ini saya pernah punya pengalaman bergerak disektor tersebut sehingga  hal ini perlunya keberanian untuk mengambil suatu kebijakan yang bisa menaikan pendapatan daerah kabupaten Lembata,”ujar Nasir Laode

Menurutnya untuk bisa menjawabi semua rencana pembangunan, itu harus ada badan yang  diberi kekuatan vitamin sehingga tugasnya memantau fluktuasi harga pasar pada tempat pelemparan hasil komoditi.

Andaikata kami dipercayakan untuk memimpin maka kami akan membentuk suatu badan yang tugasnya memantau fluktuasi harga pada tempat pelemparan komoditi.

Soal perikanan Nasir Laode anak nelayan ini mengatakan bahwa sebagai nelayan saya tahu kalau teluk Lewoleba itu tempat bertelurnya ikan akan tetapi banyak kebijakan selama ini selalu tumpang tindih. Memang Teluk Lewoleba ini sudah masuk pada ranahnya provinsi namun  kita juga harus melihat pola tangkap nelayan. Karena dengan pola tangkap tidak benar tentu dapat merusak biota laut karena di teluk ini juga ada banyak terumbu karang yang mejadi tempat bersarangnya ikan. Sehingga para nelayan ini nanti di diarahkan untuk harus mencari 12 mil dari pantai. Selain itu kita juga harus melihat persoalan  BBM, karena kebijakan terhadap persoalan BBM  selama ini kadang mempersulit para nelayan.

Saya yakin dengan koalisi dukungan dari kedua partai  Nasdem dan PAN ini, kami bisa  mengambil sikap komunikasi politik untuk bisa membangun pemahaman terkait terumbu karang ini harus diawasi dan para nelayan juga kita bisa arahkan mereka untuk mencari di luar teluk dengan cara rumponisasi.

Untuk semua tim pemenangan diharapkan  agar harus bisa menjaga suasana pesta demokrasi. Sehingga semua tahapan pemilihan kepala daerah dapat  berjalan aman dan terhindar dari berbagai tekanan,”tandas Nasir Laode calon Wakil Bupati Lembata.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *