AKTUALITA,LEMBATA – Kabupaten Lembata kembali meraih penghargaan sebagai satuan Kerja dengan nilai Indeks Pembangunan Statistik sebesar 1,79 (kurang), dan Kabupaten Lembata berhasil menempati urutan ke 8 (delapan) dari seluruh Kategori Pemerintah Kabupate se-NTT.
Untuk pertama Kalinya Pemerintah Kabupaten Lembata masuk dalam peringkat 10 besar Indeks Pembangunan Statistik (IPS) tingkat Provinsi NTT, peringkat ini diberikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia. Penghargaan ini disampaikan langsung dalam acara sosialisasi hasil Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) tahun 2023, di ruang rapat kantor bupati Lembata.
Hadir dalam kegiatan itu, para pimpinan OPD Lingkup Pemkab Lembata, pimpinan dan Badan Penyelenggara Statistik Kabupaten Lembata.
Kepala Badan Penyelenggara Statistik Kabupaten Lembata Felixia Penaten Kelo Siola, menyampaikan kebahagiannya dan kebangganya, terkait pringkat prestasi tersebut. Setelah melalui proses yang cukup panjang, sejak bulan Juli hingga oktober, dan ahkirnya kita dapat meraih hasil dari kerja keras kita bersama.
Lanjut Felixsia, kegiatan ini dimulai sejak Bulan Juli 2023 hingga Pleno pada Oktober 2023 di BPS Provinsi NTT dan dimulai dengan identifikasi dan penilaian mandiri oleh tim penilai internal, dalam hal ini Diskominfo Lembata sebagai wali data, serta penilaian oleh Tim Penilai Badan yaitu BPS Kabupaten Flores Timur”, ungkap Felixsia.
Felixsia mengatakan,”kita patut memeberi apresiasi atas kerja keras kita bersama. Sehingga Kabupaten Lembata mampuh meraih penghargaan sebagai satuan Kerja dengan nilai Indeks Pembangunan Statistik sebesar 1,79 (kurang), dengan demikian kabupaten Lembata berhasil menempati urutan ke 8, kategori Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTT dalam Program Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPPS) tahun 2023,”terang Felikxsia
Felixia berharap ke depan indeks EPPS Pemkab Lembata di tahun 2024 bisa lebih meningkat lagi. Di mana nilai untuk tahun ini sendiri berada kita sudah menempati angka 1,79 dengan predikat “kurang”. Karena itu, kita harus bekerja lebih baik lagi untuk bisa meningkatkan Indeks EPPS Kabupaten Lembata dari angka 1,79 predikat kurang, menjadi angka 2.60 dengan predikat baik.,”ujar Felikxsia
“Tahun depan saya berharap mudah-mudahan kita bisa mencapai di angka 2,60, ini adalah target kita dan menjadi motivasi bagi kita semua bahwa apapun yang kita kerjakan hari ini pasti memberikan dampak positif atau negatif ke depannya, dalam konteks pengelolaan data di tingkat daerah”
Terkait target Indeks EPSS yang dilontarkan kepala BPS Kabupaten Lembata, Sekertaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, kita tentu menyambut dengan baik dan juga menyatakan sikap untuk berkomitmen bersama para pimpinan OPD Lingkup Pemkab Lembata, untuk mencapai target 2,60 dengan peringkat baik.
Paskalis Tapobali mengatakan bahwa, upaya dalam mencapai target tersebut, diperlukan kerjasama dan koordinasi dalam penyelenggaraan statistik sektoral, sehingga IPS di Kabupaten Lembata dapat meningkat sebagai wujud tanggungjawab bersama menyajikan data statistik sektoral yang berkualitas**Chelle**