Buka Festival Bale Nagi, Wagub Nae Soi Ajak Masyarakat Flotim Kumandangkan Semangat Toleransi

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Nae Soi dalam sambutanya mengajak seluruh masyarakat kabupaten Flores Timur untuk memekikkan salam kebhinekaan guna mengumandangkan semangat toleransi keseluruh penjuru tanah air. Hal itu disampaikannya saat membuka Kegiatan Festival Bale Nagi tahun 2023 yang berlangsung di Taman Kota Larantuka, Selasa, 11 April 2023.

Hadir dalam acara pembukaan Festival Bale Nagi, Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vincentius Jemadu, Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT Zeth Sony Libing, Penjabat Sekda Flotim Petrus Pedo Maran, Raja Larantuka, Don Martinus, DVG, Dandim 1624 Flotim, Letkol Inf Tunggul Jati, Kapolres Flores Timur, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika dan Kasi Intel Kejaksaan Larantuka Taufik Tadjuddin, Hakim Tigor Hamonangan Napitupulu mewakili Ketua Pergadilan Negeri Larantuka, Direktris Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Sanah Fatiah, Ketua TP PKK Kabupaten Flores Timur, Ny. Stefani Sri Mutarti Rihi, serta Pimpinan OPD, BUMN, BUMD, danratusan masyarakat se-Kota Larantuka yang memadati Taman Kota Felix Fernandez Larantuka.

Dihadapan para undangan Wagub NTT Yoseph Nae Soi mengatakan bahwa masyarakat Flotim baru saja merayakan semana Santa di Larantuka, kota Reinha, kota yang penuh dengan kebhinekaan. Kota yang selalu menjaga toleransi. Mari kita pekikkan salam kebhinekaan kita untuk yang jauh dari Sabang sampai Merauke, dari Sangihe Talaud sampai pulau Rote, dengan suara yang lantang karena dari NTT, dari Larantuka, kita kumandangkan semangat toleransi keseluruh penjuru tanah air, Bapa mama tolong jawab salam kebhinekaan saya ini secara utuh, ujar Wagub Nae Soi.

Dikatakan Toleransi beragama merupakan sikap saling menghormati, saling menghargai setiap keyakinan orang, tidak memaksakan kehendak, serta tidak mencela ataupun menghina agama lain dengan alasan apapun. Toleransi juga menggambarkan sikap saling bekerjasama diantara kelompok masyarakat yang berbeda-beda, baik secara etnis, bahasa, budaya, politik, maupun agama,”kata Yosep Nae Soi

Untuk Saudara-saudaraku beragama Muslim Wagub NTT mengingatkan di Surat Al-Kafirun ayat ke-6 yaitu lakum dinukum waliyadin artinya untukmu agamamu dan untukku agamaku. Sementara untuk Saudara-saudaraku yang Katholik dan Protestan di Imamat, 19 ayat 18 mengatakan “Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Di Buku Suci Tripetaka dan Buku Suci Weda, bagi saudara-saudaraku beragama Budha dan Hindu

juga tertulis ada yang namanya cinta dan kasih dan Shishu Wujing Kitab Suci Konghucu mengatakan cintailah sesamamu manusia. Karena itu bergembirlah dengan rakyat sedang bergembira dan menangislah dengan rakyat yang menangis. Itulah Moto Festival Bale Nagi, kata Wakil Gubernus NTT.

Josef Nae Soi menagatakan bahwa, Umat Nasrani beberapa hari lalu telah merayakan Paskah. Lilin Paskah memberikan cahaya bagi kita semua umat Allah “Kita telah merayakan Paskah, Bapa Uskup, Bapa Pastor telah menyalakan lilin Paskah. Lilin menyala memberikan makna bahwa Paskah memberikan cahaya bagi kita semua umat Allah. Tanpa Paskah tidak ada iman kristiani karena Kebangkitan Kristus mengalahkan maut. ujar Wagub Nae Soi.

Malam ini kita juga menyaksikan tradisi penyalaan api oleh sesepu adat Flores Timur yang memberikan makna bahwa kegiatan festival ini telah direstui oleh Tuhan dan Leluhur Lewotana Flores Timur, untuk menerangi tanah air dan bangsa kita. Festival tidak hanya sekedar Festival, Semana Santa tidak hanya sekedar Semana Santa. Semana Santa sudah terkenal ke seantero dunia. Festival Kebudayaan Bale Nagi dikaitkan atau diproyeksikan dengan perayaan Semana Santa, menurutnya merupakan hal yang luar biasa. Satu tradisi yang terus dipertahankan dan dilestarikan oleh kita semua anak Lamaholot Flores Timur.

“Bapa, mama, Kaka Ade sekalian Trimakasih untuk semua yang sudah berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, juga kepada Leluhur dan Lewotana Flores Timur sehingga kita dapat memulai Perayaan Pekan Suci Semana Santa dan penyelenggaraan Festival Bale Nagi ini dapat berjalan dengan baik,”kata Yoseph Nae Soi

Pada kesempatan yang sama Penjabat Bupati Flotim, Doris Alexander Rihi dihadapan para undangan mengajak semua masyarakat Flores Timur untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Festival Bale Nagi 2023. Ia berharap Festival berjalan lancar dan sukses, dan dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial budaya dan keberlanjutan untuk membantu masyarakat Flores Timur dalam spirit Lamaholot.

Pembukaan Festival ini ditandai dengan penyalaan obor secara bersama-sama oleh Wagub Yos Nai Soi, Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Vincentius Jemadu, Penjabat Bupati Doris Alexander Rihi dan YM. Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr. (Gusty,Chelle/Diskominfo Flotim)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *