Pulang Mengabdi Di Bumi Ikan Paus, Kapolri Listyo; Tetapkan AKBP Josephine Vivick Tjangkung Jadi Kapolres Lembata

Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan AKBP Josephine Vivick Tjangkung, S.Sos.M.Ikom, Kabagbinopsnal Ditnnas Polda Metro Jaya menjadi Kapolres baru Kabupaten Lembata menggantikan Kapolres Lembata  AKBP Dwi Handono Prasanto, S.I.K. Dwi Handono diangkat menjadi Wakapolrestabes Bandung, Polda Jawa Barat.

Vivick Tjangkung tentu tidak  asing bagi kalangan masyarakat NTT.   Vivick juga pernah menjadi presenter berita kriminal di stasiun TVRI dan Lativi. 

Nama Vivick mulai diperbincangkan  publik Jakarta saat Sertu Pol Vivick, terlibat langsung sebagai anggota tim Reserse Polda Metro Jaya, 

bersama rekan-rekanyanya Serka Pol. Ester terlibat dalam penangkapan Ratu Ekstasi alias Zarima Mirafsur di Texas Amerika pada tahun 1996 lalu.

Vivick Tjangkung menjabat sebagai  intel polwan yang berprestasi dan berhasil menangkap gembong narkotik intenasional (jaringan Inggris) di wilayah  Jakarta.

Vivick Tjangkung  yang adalah wanita keturunan darah Lamalera ini  Di dalam korps intelijen Polda Metro Jaya merupakan satu-satunya intel Polwan yang dibanggakan karena berbagai prestasi yang ditorehkanya.

Perlu diketahui ada tujuh Kapolres yang dimutasi yakni Kapolres Manggarai Barat, Alor, Kupang, Sumba Barat, Belu, Manggarai dan Lembata.  

Selain itu Mutasi kali ini juga pada, Karo Ops Polda NTT Kombes Pol Widoni Fedri, SIK SH pindah menjadi Karo Rena Polda Maluku menggantikan Kombes Pol Sus Edy Tafif yang dimutasi ke Dit Binmas Korbinmas Baharkam Polri. Kombes Pol Deonijiu De Fatima, SIK SH yang baru menyelesaikan pendidikan Sesko TNI TA 2022 menjadi Karo Ops Polda NTT.

Sedangkan AKBP Josephien Vivick Tjangkung adalah perwira menengah. Sebelumnya ia menjabat sebagai Kabagbinopsnal Ditbinmas Polda Metro Jaya.  

Seperti yang dilansir dari berbagai  sumber, Vivick merupakan sosok salah satu anggota polisi yang berhasil menangkap Zarima Mafsur pada 1996 silam. Penangkapan Zarima saat itu cukup menghebohkan publik, bahkan Zarima pun dijuluki sebagai Ratu Ekstasi. Tak hanya Zarima, ada lagi sejumlah artis lainya yang pernah ditangkapnya saat menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan.

Pada Juni 2016, artis sinetron Restu Sinaga ditangkap karena kasus narkoba ganja dan kokain. Sepak terjang Vivick dalam memberantas narkoba tak terhenti, ditanggal  6 Agustus 2017 penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello pun diciduknya karena kedapatan memiliki satu paket narkoba jenis ganja. Juli 2019,  Jefri Nichol yang diciduk terkait kasus ganja.

Di tahun berikutnya, tepatnya Mei 2020 Vivick Tjangkung kembali membuat publik tersentak. Vivick bersama timnya menangkap artis Roy Kiyoshi di kediamannya di Cengkareng, Jakarta Barat. Roy kedapatan menggunakan psikotropika jenis benzo yang biasa digunakan para penderita gangguan kecemasan dan insomnia.

Masih di tahun yang sama, Vivick Tjangkung bersama timnya berhasil meringkus aktor Dwi Sasono karena menggunakan narkoba jenis ganja. Dwi diciduk dari kediamannya di Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Selain mengemban tugas sebagai seorang polisi, Vivick Tjangkung  juga  berkecimpung di dunia olah vokal dan peran Josephine Vivick Tjangkung ini, sempat  merilis album rekaman dan membintangi sejumlah sinetron antara lain Shakila, Oo Jekri, dan Suami, Istri & Dia.

Di bidang pendidikan, Vivick merupakan doktor Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid, Jakarta. sosok Vivick Tjangkung ini sangat berprestasi kiranya karis dan perestasi inj dapat menjadi inspirasi bagi para Polwan di negeri ini untuk tak gentar memberantas narkoba.

Untuk diketahui, AKBP Dr. Josephien Vivick Tjangkung, S.Sos M.Ikom lahir di Ende-Flores pada 15 Maret 1971 dari ayah Aloysius Tjangkung, dan ibundanya Dintje Lelaona Tjangkung. Ayahnya orang Manggarai, sedangkan Ibundanya berasal Lembata, tepatnya kampung yang terkenal dengan perburuan Ikan Paus yakni Lamalera.

Itulah Vivick Tjangkung, sosok Polwan kita yang berani. Kebranian Vivick semata ingin menatap masa depan kaum muda Indonesia yang lebih indah, kaum muda yang berprestasi dan berguna, bukan kaum muda yang terpuruk oleh penyakit narkoba, penyakit yang mematikan. Terlebih khusus kaum muda Ntt, Vivick Tjangkubg dalam pesan singkatnya bahwa ,” Jangan pernah  mengenal narkoba!(Gusty/Chelle)

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *