Presiden Jokowi Sedang berdiskusi dengan Wagub Josef

Kupang-AKTUALITA NTT. Untuk memperbaiki kinerja ekonomi nasional yang sudah terkontraksi cukup dalam pada kuartal ke II tahun ini, presiden Joko Widodo memberi perintah kepada seluruh Gubernur untuk mempercepat penyerapan APBD tahun 2020. Baik di level provinsi maupun Kabupaten/Kota. Hal ini disampaikan presiden Jokowi dalam pertemuan dengan para Gubernur terkait Percepatan Penyerapan APBD tahun 2020. Rapat yang terjadi beberapa waktu lalu di Istana Bogor ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi. Dalam pertemuan ini Wagub Josef sekaligus berkesempatan berdiskusi langsung dengan Presiden Jokowi tentang persoalan-persoalan penting di NTT.
Rapat bersama dengan para Gubernur ini dilakukan untuk memastikan bahwa para Gubernur bisa mengarahkan Pemda di seluruh wilayahnya harus bisa mempercepat penyerapan APBD tahun 2020. Sebagaimana rilis dari Biro Humas Pemrpov NTT, saat itu Presiden Joko widodo dengan tegas meminta kepada seluruh Gubernur untuk mempercepat penyerapan Anngaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam rangka mengkreasi perbaikan kondisi ekonomi nasional yang sedang anjlok sebagai dampak dari Pandemi Covid 19. Apalagi Dalam kuartal II, pertumbuhan ekonomi Indonesia diketahui terkoreksi ke level minus yaitu minus (-) 5,32%. Agar bisa mendorong peningkatan kegiatan perekonomian nasional dalam kuartal ke III dan IV, Presiden meminta agar belanja-belanja pemerintah harus segera dieksekusi dan implementasikan di lapangan. Tujuannya agar uang bisa berputar di tengah masyarakat demi meningkatkan daya beli. Dengan penyerapan anggaran yang tinggi diharapkan bisa memacu dan menghidupkan ekonomi masyarakat yang stagnan dan tidak bertumbuh akibat Pandemi Covid 19. Menurut Wakil Gubenur NTT,
dalam Pertemuan tersebut, Presiden mengharapkan percepatan penyerapan dimaksud, dilaksanakan pada kuartal ke tiga pada bulan Juli, Agustus dan September untuk setiap provinsi dan kabupaten/kota. Selanjutnya adalah harus bisa juga melewati kuartal ke empat (IV) dengan baik.
Hal yang menarik adalah dalam pertemuan di Istana Bogor tersebut, terlihat Presiden Jokowi dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi sempat berdiskusi intens secara pribadi berkaitan dengan percepatan Pembangunan di Nusa Tenggara Timur. Tentunya provinsi Nusa Tenggara Timur sangat beruntung karena memiliki pemimpin seperti Gubernur dan wakil Gubernur saat ini. Mengapa demikian? Karena kedua tokoh ini memiliki akses langsung, baik secara formal maupun non formal dengan Presiden Jokowi.
“Momentum ini dapat kita manfaatkan untuk pembangunan di wilayah Nusa Tenggara Timur, karena Pak Gubernur dan saya selaku wakil Gubernur memiliki akses langsung ke pak Joko Widodo selaku Presiden RI , untuk itu diharapkan para Bupati dan Walikota juga dapat memanfaatkan momentum ini untuk optimalisasi pembangunan di wilayah masing-masing,” kata Wakil Gubernur Josef.

BAGIKAN