Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat bertatap muka dengan Pengurus Pramuka Kwartir Provinsi NTT, Jumat (10/7)
Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat bertatap muka dengan Pengurus Pramuka Kwartir Provinsi NTT, Jumat (10/7)

Kupang, Aktualita-ntt.com- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, Anak-anak Pramuka NTT, harus dibentuk melalui pola pembinaan yang baik. Sehingga memiliki karakter Pancasilais, berkepribadian kebangsaan, mandiri, berpikiran modern serta manusia yang survive.

Demikian kata Viktor Laiskodat saat bertatap muka dengan Pengurus Pramuka Kwartir Provinsi NTT, Jumat (10/7) kemarin.

Dalam pertemuan ini, Gubernur Viktor mengajak para pengurus agar mampu mereformasi karakter dari anak – anak Pramuka NTT.

“Dengan tidak meninggalkan identitasnya sebagai anggota Pramuka, mereka harus dibentuk melalui pola pembinaan yang baik, agar karakter mereka bisa dibentuk,” kata Viktor.

Menurut Viktor, mereka harus dibentuk menjadi manusia milenial NTT yang punya karakter Pancasilais, berkepribadian kebangsaan, mandiri, berpikiran modern serta manusia yang survive.
Jika dalam diri mereka sudah tertanam nilai – nilai ini, maka mereka sudah siap menghadapi tantangan hidup sesungguhnya.

Selain itu, Gubernur Viktor mengatakan, anak – anak Pramuka NTT juga harus didesain, agar mengerti tentang pariwisata. Pasalnya, sektor pariwisata menjadi penggerak utama pembangunan di Nusa Tenggara Timur saat ini.

“Mereka harus bisa berbahasa Inggris dengan baik, dan juga harus peka dan peduli tentang kebersihan,” imbau Viktor Laiskodat.

Menurutnya, masalah kebersihan sebenarnya merupakan hal kecil tetapi sangat penting untuk menentukan peradaban seseorang. Dan itu merupakan salah satu ciri manusia beradab yang mempunyai kepedulian tinggi tentang kebersihan.

Selain kebersihan, hal lain yang menentukan peradaban seseorang, bahkan suatu daerah atau negara adalah penelitian, karena penelitian sangatlah penting, untuk mengetahui banyak hal.

“Negara China adalah negara yang tidak memakai produk Eropa. Hal ini karena mereka banyak melakukan penelitian untuk menciptakan produk sendiri. Ini yang sekian lama tidak diterapkan di daerah ini,” kata Viktor Laiskodat.

Dikatakannya, anak – anak sekarang adalah anak – anak milenial yang akrab dengan tekhnologi berbasis digital. Komunikasi antar mereka sering melalui dunia maya, oleh karena itu dalam pembinaan kedepan, kemampuan menggunakan tekhnologi secara bertanggung jawab sangat perlu disosialisasikan.

“Mereka juga harus mengenal daerahnya dengan baik, mengetahui potensi daerahnya untuk dikembangkan kedepan, saat mereka sudah dewasa dan bekerja. Mereka adalah agen pembangunan masa depan,”ungkap Mantan DPR RI Partai NasDem NTT.

Sebelum mengakhiri pertemuan ini, Gubernur Viktor Laiskodat kembali mengingatkan para Pangurus Pramuka Kwartir NTT agar serius untuk membangun Sumber Daya Manusia.

“Hal ini yang sekian lama diabaikan oleh seorang pemimpin. Mereka lebih memilih membangun fisik agar hasilnya langsung bisa kelihatan, dibanding membangun SDM. Membangun karakter seseorang menjadi manusia berkualitas baru akan kelihatan hasilnya setelah 20 atau 25 tahun kedepan,”kata Viktor Laiskodat.

Sementara itu, Sekretaris Pengurus Pramuka Kwartir NTT, Sinun Petrus Manuk, menyampaikan terimakasih atas dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi untuk kelancaran kegiatan Pramuka di Nusa Tenggara Timur.

“Kami akan adakan Musda pada tanggal 30 Oktober mendatang. Selanjutnya bulan Agustus tahun depan akan dilaksanakan Jambore Daerah di Labuan Bajo, dan langsung mengikuti Jambore Nasional di Cibubur,” ungkap Manuk.

Turut hadir pada kesempatan ini, Pengurus Pramuka Kwartir Provinsi NTT dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Marius A. Jelamu.

Humas Pemprov NTT
Sam Harly Babys

Editor: No Belle