Kupang, Aktualita-ntt.com- Bayi dari pasangan suami istri di Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dinyatakan positif covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan swab di RSUD Johanes Kupang.

“Dua kaka beradik dinyatakan negative, hanya paling kecil dari pasutri itu yang dinyatakan positif,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTT, Dominukus Minggu Mere, Jumat (12/6).

Dia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan swab biomolekuler, hari ini Kota Kupang bertambah dua pasien baru positif covid-19, sehingga total menjadi 32 kasus, 20 di antaranya dinyatakan sembuh, satu meninggal dunia, sedangkan 11 diantaranya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit.

“Ada dua tambahan positif baru dari Kota Kupang, transmisi lokal,” kata Domonikus.

Pasutri yang terkonfirmasi positif covid-19 di Perumahan Angrek, RT03/RW01 di karantina mandiri di rumahanya di kompleks tersebut hampir sepekan. Mereka baru dievakuasi ke Rumah Sakit pada Kamis, 11 Juni 2020 kemarin atas desakan masyarakat yang resah dengan keberadaan dua warga terkonfirmasi positif itu.

Sebelumnya Ketua RT01/RW03, Selmi Soleman Rey mengatakan warga setempat sangat resah dengan keberadaan pasien terkonfirmasi positif yang dikarantina mandiri di kediamannya itu, sehingga mereka minta agar segera dievakuasi, sehingga tidak menjangkiti warga lainnya.

“Kami minta agar dua pasien itu dievakuasi ke Rumah Sakit untuk penanganan lebih lanjut,” pintanya.

Atas permintaan itu, tim gugus tugas Kota Kupang akhirnya mengevakuasi pasutri berserta tiga anaknya ke Rumah Sakit.