aktualita-ntt.com – Sejumlah tenaga medis yang menangani pasien Covid-19, yang tersebar di Rumah Sakit dan Puskesmas di wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Sementara, sudah tiga bulan sejak virus Covid-19 mewabah di NTT, para tenaga medis tersebut, bekerja siang dan malam, selalu siaga untuk melayani masyarakat, terutama pasien yang terpapar Covid-19.

Hal itu terungkap, ketika sejumlah tenaga medis di Puskesmas Nangaroro, mengeluhkan jika tidak mendapat perhatian dari Pemkab Nagekeo, Jumat (5/6/2020).

“Selama ini siang dan malam, kami urus OTG, ODP dan pasien positif Covid-19, tapi kami tidak dapat perhatian,”kata Kepala Puskesmas Nangaroro Marselina Ngole.

Kata Marselina, selama pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan Nagekeo hanya menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD), sedangkan lainnya seperti Vitamin dan asupan makanan bagi tenaga medis, tidak pernah diberikan.

“Kami ini garda terdepan dalam perang melawan virus Covid-19. Tapi asupan gizi kepada petugas medis ini tidak diperhatikan. Selain asupan makanan bagi pasien atau OTG, kami petugas medis juga harus diperhatikan,”ungkap Marselina saat membagikan asupan makanan tambahan kepada Balita dan ibu hamil di Nangaroro.

Marselina mengakui, selama ini UPTD Puskesmas Nangaroro baru sekali mendapatkan bantuan asupan gizi dari Anggota DPRD NTT, Patris Lali Wolo. Sedangkan dari Pemkab Nagekeo tidak pernah memberikan bantuan asupan gizi bagi para tenaga medis.

1
2
BAGIKAN