Bank DKI Jakarta Inves RP 300 Miliar ke Bank NTT

Aktualita-ntt.com,Kupang- Bank DKI Jakarta menginvestasi dana senilai Rp 300 miliar ke Bank NTT untuk menjaga likuiditas Bank diakhir tahun 2017 pada Jumat (22/12/2017) kemarin.

Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan perjanjian kerjasama di bidang Treasury oleh Plt.Direktur Utama Bank NTT, Eduardus Bria Seran,SE dan Direktur Utama Bank DKI Kresno Sidiarsi di Kantor Bank DKI.

Plt.Direktur Utama Bank NTT Eduardus Bria Seran,SE didampingi Kepala Divisi Treasury Bank NTT Alexander Riwu Kaho,SH,MM kepada wartawan mengatakan, penempatan dana dari Bank DKI ke Bank NTT sebesar Rp.300 Miliar itu sebagai bentuk penguatan likuiditas bank diakhir tahun 2017.

“Kami di bawah wadah Asosiasi Bank Daerah (Asbanda) telah menjalin kerjasama di bidang treasury. Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari pertemuan di Banyuwangi pada bulan November 2017 lalu,”ungkap Edy Bria.

Edy Bria menjelaskan, Bank DKI menempatkan dana ke Bank NTT dengan jangka waktu selama tiga bulan dengan suku bunga 6,25 persen per tahun. Penempatan dana dari Bank DKI ke Bank NTT ini merupakan bukti bahwa komunikasi antar bank yang tergabung di asosiasi bank daerah (Asbanda) seluruh Indonesia terjalin baik.

“Kegiatan hari ini merupakan bukti bahwa komunikasi Bank NTT dengan Bank Daerah yang tergabung di Asbada terjalin dengan baik. Sehingga Bank DKI menempatkan dana Rp 300 Miliar ke Bank NTT terhitung tanggal 28 Desember 2017 nanti,”kata Edy Bria.

Penandatangan perjanjian kerjasama antara Bank DKI dan Bank NTT disaksikan oleh Kepala Divisi Treasury Bank NTT, Alexander Riwu Kaho dan Kepala Divisi Treasury Bank DKI Dessy Lilya Dewi.

Dikatakannya, kerjasama dibidang treasury antara Bank NTT dan Bank DKI ini terjadi karena pengawasan dan dukungan dari otoritas jasa keuangan (OJK) perwakilan NTT.

“Semua ini terjadi karena pengawasan dan pembinaan serta dukungan yang baik dari OJK perwakilan NTT ke Bank NTT. Sehingga Bank NTT terus bertumbuh dan dipercaya. Hal ini menunjukan bahwa Bank NTT dipercaya untuk ditempatkan dana oleh Bank DKI,”katanya.

Sementara itu Kepala Divisi Treasury Bank NTT, Alexander Riwu Kaho,SH mengatakan, divisi treasury di bawah direktorat pemasaran dana Bank NTT terus menjalin kerjasama antar bank di bawah wadah Asbanda. Dan terbukti, Bank DKI menempatkan dana Rp300 miliar ke Bank NTT di akhir tahun 2017.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan treasury Bank NTT dengan Bank DKI di Banyuwangi bulan November lalu. Penempatan dana ini untuk menjaga kebutuhan likuiditas bank diakhir tahun,”katanya.

Alexander menjelaskan, menjelang akhir tahun pemenuhan kebutuhan likuiditas bank di seluruh kantor operasional Bank NTT dipersiapkan dengan baik.

“Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang membutuhkan uang diakhir tahun, Bank NTT memiliki tujuh kantor kas titipan Bank Indonesia. Kita akan melayani masyarakat lebih sungguh sesuai motto Bank NTT,”ungkap Mantan Kepala Divisi Perencanaan dan Corsek Bank NTT.

(Alvin Lamaberaf)